Newspaper Theme

INFO POPULAR

11 Perusahaan Tambang Asal Aceh Kena Surat Teguran Kementerian ESDM

Sponsored byKetua PSBI Aceh

BANDA ACEH | ACEH INFO – Sebanyak 11 perusahaan tambang mineral yang beroperasi di Aceh mendapat teguran dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Senin, 10 Januari 2022. Teguran tersebut disampaikan Kementerian ESDM melalui surat bernomor T-5/MB.04/DBM.OP/2022.

Selain 11 perusahaan tambang dari Aceh, Kementerian ESDM juga melakukan hal serupa terhadap 686 perusahaan lainnya. Ratusan perusahaan tersebut diketahui menambang bijih besi, emas, pasir besi, nikel, andesit, timah, bauksit, mangan hingga logam.

Adapun 11 perusahaan tambang dari Aceh yang mendapat teguran tersebut adalah PT Beri Mineral Utama, PT Estamo Mandiri, PT Juya Aceh Mining, PT Lhoong Setia Mining, dan PT Magellanic Garuda Kencana.

Selanjutnya, PT Multi Mineral Utama, PT Organik Semesta Subur, PT Putra Putri Aceh, PT Tambang Indrapuri Jaya, PT Tiega Manggis, dan PT Waja Niaga.

Surat teguran tersebut keluar setelah ratusan pemegang IUP yang dimaksud, termasuk 11 dari Aceh, tidak menyampaikan Rencana Kegiatan dan Anggaran Belanja (RKAB) 2022. Padahal penyerahan RKAB sejatinya dilakukan paling cepat 90 hari kalender, atau paling lambat 45 hari kalender sebelum berakhirnya tahun.

“Berdasarkan hasil evaluasi terhadap pemenuhan kewajiban tersebut di atas, sampai saat ini Saudara belum menyampaikan dokumen RKAB 2022,” bunyi surat tersebut dikutip Senin (10/1/2022).

Lebih lanjut, Direktur Pembinaan Pengusahaan Mineral Kementerian ESDM Sugeng Mujiyanto meminta perusahaan-perusahaan tersebut untuk segera menyampaikan dokumen yang diminta. Tenggat waktu yang diberikan hingga 30 Januari 2022.

Pemerintah juga mengancam akan menghentikan izin usaha sementara bila RKAB disampaikan melebihi jangka waktu tersebut.[]

TERKINI