27.1 C
Banda Aceh
spot_img

TERKINI

POPULER

Aceh Ramadhan Festival Dorong Pemulihan Ekonomi

BANDA ACEH| ACEHINFO-Aceh Ramadhan Festival (Ramfest) 2022 yang berlangsung selama tujuh hari sejak 13-19 April 2022 di Taman Seni dan Budaya, Banda Aceh resmi berakhir. Ajang ini dinilai mampu mendorong pemulihan ekonomi.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh, Jamaluddin mengatakan, selain untuk menyambut Ramadhan, event ini menjadi wadah bagi pelaku UMKM untuk memasarkan produknya ke wisatawan.

“Kita bisa lihat selama kegiatan ini penuh pengunjung, geliat dan perputaran ekonomi yang dijalankan pelaku UMKM berjalan, dan tentunya ini memberi dampak positif dalam pemulihan ekonomi,” kata Jamaluddin saat menutup Aceh Ramfest, Selasa, 19 April 2022 malam.

Selama tujuh hari Aceh Ramadhan Festival digelar, pengunjung tampak ramai memadati ajang yang masuk dalam Kharisma Event Nusantara (KEN) 2022 Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI. Warga antusias untuk mengikuti sejumlah acara dan juga mencicipi berbagai kuliner yang disajikan.

Kegiatan ini disebut berdampak terhadap kelestarian sosial budaya dan menjaga kuliner tradisional Aceh tetap eksis. Sebab event ini juga digelar untuk memperkenalkan nilai-nilai syariat dan keunikan tradisi budaya otentik masyarakat sebagai destinasi wisata halal unggulan di Indonesia melalui ‘Ramadhan in Aceh’.

Jamaluddin memastikan, kegiatan Aceh Ramadhan Festival akan tetap digelar setiap tahun dan sudah menjadi agenda tetap Pemerintah Aceh.

“Ini jadi agenda tetap Pemerintah Aceh sejak 2019. Selain Aceh Ramadhan kita sudah menggelar sebagian kegiatan lainnya yang masuk dalam 101 Khazanah Piasan Nanggroe,” ujar Jamaluddin.

Pihaknya juga mengapresiasi seluruh yang terlibat, mulai dari event organizer, para pengisi stan kuliner maupun stan non kuliner, dai cilik, ustaz dan dewan juri, komunitas dakwah, dan pengisi acara lainnya yang telah mensukseskan acara ini.

“Event yang menampilkan beragam kegiatan antara lain, Kajian Islami, Khanduri Ramadhan, Kelas Kreatif, Penampilan Seni dan Budaya, serta Pesantren Kilat ini, telah memberikan kesan yang positif bagi para tamu undangan dan para pengunjung,” ungkapnya.

Seorang pelaku UMKM yang jadi peserta Aceh Ramadhan Festival 2022, Farida mengaku omzet yang dia dapatkan selama kegiatan itu meningkat drastis, meskipun hanya berlangsung selama tujuh hari.

Ia berharap, Aceh Ramfest bisa digelar setiap tahun dengan durasi waktu yang panjang. Tentunya, kata dia, hal tersebut untuk meningkatkan pendapatan pelaku usaha yang terdampak Covid-19.

“Harapan kita ini tetap diadakan dan kalau bisa waktunya diperpanjang, misalnya sampai dua minggu selama bulan suci Ramadhan,” kata Farida.

Selama kegiatan tersebut, panitia Festival Ramadhan juga menggelar aneka perlombaan, mulai dari lomba azan, pehtem sahur, tahfiz, pidato dai dan lomba foto instagram dan video bagi content creator.

Adapun juara pertama lomba Adzan diraih oleh Muhammad Afif Surya, juara dua Fasbir Muzaffar dan juara ketiga Muhammad Sahli Nasution.

Kemudian juara pertama lomba Pehtem Sahur diraih oleh Bom-bom, juara kedua Uno Mountain Company dan juara ketiga diraih oleh Ilham. Sementara, juara pertama lomba tahfiz diraih oleh Nufriza, juara dua Rafiqa Jannati dan juara ketiga Akila Tsmaratul.

Untuk juara pertama lomba pidato dai diraih oleh Ziaul Ramadhan, juara dua Muhammad Qalyubi dan juara ketiga Aisyah Nuha.[]

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

MINGGU INI