24.7 C
Banda Aceh
spot_img
spot_img

TERKINI

POPULER

© Jasa Web Design Banda Aceh : Creatv.id

Arsip Selesaikan Sengketa Empat Pulau Antara Aceh dan Sumut

spot_img

BANDA ACEH | ACEH INFO – Klaim sepihak atas empat pulau oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara gugur seketika setelah ditemukannya dokumen wilayah kisaran tahun 90-an tentang status pulau sengketa di Aceh Singkil. Dari dokumen itu diketahui bahwa empat pulau tersebut sudah lama ditetapkan dalam wilayah administratif Aceh.

“Ternyata ada arsip kita, empat pulau (di Aceh Singkil) itu sudah diteken (sebagai wilayah Aceh) masa menterinya pak Rudini dan Gubernur Aceh Samsuddin Mahmud, dan Gubernur Sumatera Utara Raja Inal Siregar, itu sudah ditandatangani kedua belah pihak dan Mendagri,” ungkap Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Aceh, Edi Yandra, Rabu, 14 September 2022.

Pernyataan itu disampaikan Edi dalam seremonial serah terima 145 berkas arsip statis milik Sekretariat DPRA, Rabu siang. Ratusan arsip milik Sekretariat DPRA tersebut berasal dari bagian persidangan dan perundang-undangan, bagian keuangan, bagian fasilitasi penganggaran, dan pengawasan serta arsip dari bagian umum.

Edi Yandra berharap kegiatan yang dilakukan Sekretariat DPR Aceh tersebut dapat menjadi motivasi bagi SKPA lainnya di Aceh. “Kita berharap kegiatan seremonial ini tidak hanya sekadar menjalankan kewajiban, tetapi juga menjadi inspirasi bagi SKPA lainnya di Pemerintah Aceh,” kata Edi Yandra.

Edi Yandra mengatakan, Sekretariat DPR Aceh menjadi SKPA ke enam yang telah menyerahkan arsip kepada pihaknya. Dalam kesempatan itu, Edi turut mengajak semua pihak untuk dapat mengelola arsip secara profesional di seluruh SKPA yang ada di Aceh.

“Arsip adalah bagian dari pemersatu bangsa, kenapa? Tanpa arsip, kita tidak tahu dulunya sejarah kita masing-masing daerah,” kata Edi.

Sementara itu Sekwan Suhaimi mengatakan penyerahan dokumen DPRA tersebut merupakan amanat UU RI Nomor 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan bahwa arsip statis menjadi bukti pertanggungjawaban nasional.

“Oleh karenanya kami merasa sangat penting untuk melakukan penyerahan arsip statis yang ada di Sekretariat DPR Aceh ke Dinas Perpustakaan dan Arsip Aceh,” kata Sekwan.

Di sisi lain, Suhaimi mengakui masih banyak arsip penting dari bidang lainnya yang belum dipilah-pilah oleh tenaga fungsional arsiparis di Sekretariat DPR Aceh. Hal tersebut dilatarbelakangi oleh kurangnya tenaga arsiparis di Sekretariat DPR Aceh.

“Di Sekretariat DPRA tenaga fungsional arsiparis hanya dua orang dengan begitu banyaknya volume arsip yang tercipta setiap harinya, besar harapan kami mohon bimbingan dan arahan dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh,” kata Sekwan.[]

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
spot_img

MINGGU INI

© Jasa Web Design Banda Aceh : Gamiah