24.7 C
Banda Aceh

TERKINI

POPULER

Awasi Pertumbuhan Psikososial Bayi, Dinkes Aceh Tingkatkan Akses Layanan Kesehatan

Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Aceh terus berupaya meningkatkan akses layanan kesehatan untuk mengawasi pertumbuhan psikososial bayi. Peningkatan akses juga didukung oleh kader dan tenaga kesehatan terlatih di berbagai Puskesmas.

Kepala Bidang Pengendali dan Pemberantasan Penyakit (Kabid P2P) Dinas Kesehatan Provinsi Aceh, dr Iman Nurrahman menegaskan, peningkatan akses kesehatan dan kader kesehatan itu merupakan bagian dari strategi dan intervensi yang dilakukan Dinkes Aceh untuk mengawasi dan menjamin terwujudnya pertumbuhan psikososial bayi secara baik, sehingga melahirkan generasi Aceh yang sehat.

Peningkatan akses layanan kesehatan di berbagai daerah itu juga dibarengi dengan pemberdayaan dan penguatan tata kelola layanan kesehatan yang sesuai standar, yang melibatkan banyak pihak. Kolaborasi pentagelix dilakukan antara pemerintah dengan masyarakat, akademisi, organisasi profesi, dunia usaha dan media.

“Kolaborasi dengan media juga sangat penting untuk menyampaikan dan mengampanyekan regulasi dan layanan kesehatan yang baik, sehingga masyarakat memperoleh informasi yang benar dalam menyiapkan dan mengawasi pertumbuhan psikososial anak, mulai dari bayi hingga dewasa,” jelasnya.

Terkait dengan hal tersebut, peningkatan kualitas akses dan layanan kesehatan kepada masyarakat yang dilakukan Dinkes Aceh meliputi peningkatan kualitas pelayanan antenatal yang komprehensif sesuai standar, terpadu dan terintegrasi, peningkatan kulaitas pelayanan pertolongan persalinan dengan menerapkan standar asuhan persalinan normal, peningkatan kualitas pelayanan nifas untuk ibu dan neonatal dengan mengikuti standar pelayanan dan waktu kunjung paling sedikit tiga kali.

“Kesehatan ibu dan anak menjadi prioritas untuk melahirkan generasi Aceh masa depan yang tumbuh dan berkembang psikososialnya dengan baik, sehingga melahirkan generasi yang cerdas sebagaimana program Aceh Carong dan Aceh Teuga yang digalakkan oleh pemerintah Aceh,” tambahnya.

Selain itu, peningkatan akses dan layanan kesehatan juga dilakukan untuk menekan angka kematian ibu dan bayi yang dinilai masih tinggi secara nasional, yakni 24 kematian per 1.000 kelahiran bayi. Berdasarkan data Sampling Registration System (SRS) sekitar 76% kematian ibu terjadi di fase persalinan dan pasca persalinan dengan proporsi 24% terjadi saat hamil, 36% saat persalinan dan 40% pasca persalinan. Yang mana lebih dari 62% kematian ibu dan bayi terjadi di rumah sakit.

Hal itu menunjukkan bahwa akses masyarakat mencapai fasilitas pelayanan kesehatan rujukan sudah sebetulnya sudah cukup baik secara nasional. Tingginya kematian ini disebabkan oleh berbagai faktor resiko yang terjadi mulai dari fase sebelum hamil yaitu kondisi wanita usia subur yang anemia, kurang energi kalori, obesitas, mempunyai penyakit penyerta seperti tuberculosis dan lain-lain. Pada saat hamil ibu juga mengalami berbagai penyulit seperti hipertensi, perdarahan, anemia, diabetes, infeksi, penyakit jantung dan lain-lain.

“Jadi peningkatan akses layanan kesehatan yang didukung oleh adanya kader dan tenaga kesehatan yang cukup di setiap fasilitas kesehatan, ini akan sangat penting untuk mencegah kematian ibu dan bayi saat persalinan, serta kemudian mengawasi pertumbuhan psikososial bayi mulai sejak lahir hingga tumbuh menjadi anak-anak, remaja, bahkan hingga dewasa,” lanjutnya.

Iman Nurrahman menambahkan, Dinke Aceh akan terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak dan stakeholder terkait untuk meningkatkan pelayanan sistem kesehatan, memperkuat kapasitas dan kapabilitas fasilitas pelayanan kesehatan agar mampu menangani permasalahan-permasalahan yang dihadapi masyarakat sesegera mungkin.

“Kemudahan akses masyarakat terhadap fasilitas layanan kesehatan menjadi perhatian serius Dinkes Aceh dengan mengembangkan berbagai inovasi pelayanan kesehatan terintegrasi berbasis digital yang bisa diakses masyarakat di manapun dan kapanpun,

untuk memudahkan masyarakat mengakses layanan kesehatan,” tegasnya.[] (adv)

Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

MINGGU INI