26.1 C
Banda Aceh
spot_img
spot_img

TERKINI

POPULER

© Jasa Web Design Banda Aceh : Creatv.id

Bahlil Ingin Holiwings Buka Lagi, Ini Alasannya

spot_img

JAKARTA|ACEHINFO-Menteri Investasi Bahlil Lahadalia akan mencari solusi terbaik dengan berkoordinasi bersama pemerintah DKI Jakarta, agar tempat hiburan malam Holywings dapat dibuka kembali. Sebab kata dia, banyak orang yang kehilangan pekerjaan karena penutupan tempat hiburan malam itu.

“Tapi harus kita pikirkan bersama terkait dengann lapangan pekerjaan dan dampak dari penutupan ini ada sekitar 3.000 lebih lapangan pekerjaan. Di luar itu ada UMKM yang harus kita pikirkan,” katanya di Jakarta, Jumat (15/7).

Hal itu ia sampaikan usai meninjau kegiatan usaha gerai Holywings di kawasan Gunawarman, Senopati, Jakarta Selatan. Tempat hiburan malam yang salah satu pemodalnya adalah pengacara kondang Hotman Paris Hutapea itu ditutup oleh Pemprov DKI Jakarta, usai hebohnya kasus promo minuman beralkohol gratis untuk orang bernama Muhammad dan Maria.

Enam orang staf Holywings sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus promosi tersebut. Mereka dijerat dengan sejumlah pasal, dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun kurungan penjara.

Bahlil mengatakan koordinasi ini penting dilakukan. Menurutnya, masalah Holywings tak hanya semata menutup usaha tersebut. Tapi juga katanya, dampak yang ditimbulkan.

Meski begitu, Bahlil mengakui Holiwings tak memiliki beberapa izin yang harus mereka penuhi.

“Mereka mengakui ada beberapa izin yang belum terselesaikan. Menyangkut persoalan izin ini, saya baru belajar masalahnya. Saya akan melakukan koordinasi teknis, rapat lagi dengan Pemda DKI untuk mencari apa solusi terbaiknya,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta, Andhika Permata mengatakan pihaknya menemukan sejumlah pelanggaran yang melandasi rekomendasi pencabutan izin 12 outlet Holywings.

Salah satu pelanggaran itu antara lain beberapa outlet Holywings di Ibu Kota belum memiliki sertifikat standar KBLI 56301 jenis usaha Bar yang telah terverifikasi.

Hal ini berdasarkan peninjauan lapangan bersama Satpol PP DKI Jakarta, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Provinsi DKI Jakarta, dan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (DPPKUKM).

Dugaan pelanggaran itu juga ditemukan dari hasil pemeriksaan perizinan Online Single Submission Risk-Based Approach (OSS RBA).

“Beberapa outlet Holywings Group yang berada di wilayah Provinsi DKI Jakarta terbukti ditemukan beberapa outlet Holywings belum memiliki sertifikat standar KBLI 56301 jenis usaha Bar yang telah terverifikasi,” ujar Andhika.[]

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

MINGGU INI

© Jasa Web Design Banda Aceh : Gamiah