28.2 C
Banda Aceh

TERKINI

POPULER

Bank Indonesia Dukung Penguatan Ekonomi Dayah Melalui HEBITREN Aceh

spot_img

BANDA ACEH | ACEH INFO – Guna mendukung pengembangan ekonomi dan keuangan syariah, khususnya dayah-dayah. Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh menyelenggarakan pengukuhan dan Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) Himpunan Ekonomi Bisnis Pesantren (HEBITREN) Aceh.

Kegiatan yang dilaksanakan, Kamis 1 November 2022,di Auditorium Teuku Umar Bank Indonesia Provinsi Aceh, Banda Aceh, dihadiri sejumlah pihak termasuk DPP HEBITREN Pusat, Dinas Pendidikan Dayah Aceh, Kantor Kementerian Agama Provinsi Aceh, Dewan Syariah Aceh dan Ikatan Alumni Timur Tengah (IKAT) Aceh.

Tgk H. Rasyidin H Ahmad atau yang lebih dikenal sebagai Waled Nura dilantik sebagai Ketua HEBITREN Aceh, bersama sejumlah tokoh-tokoh dan pelaku ekonomi dayah di Aceh sebagai Dewan Pengurus Harian HEBITREN Aceh untuk periode 2022-2027.

Dalam sambutannya sebagai Ketua HEBITREN Aceh, Waled Nura mengatakan, bahwa Aceh adalah daerah dengan jumlah pesantren atau dayah terbanyak di luar pulau Jawa.

Tantangannya adalah bagaimana mempersatukan dayah-dayah yang jumlahnya sekitar 1600 di seluruh Aceh menjadi kekuatan ekonomi. Ia mencetuskan resolusi ekonomi dayah Aceh untuk memperkuat ketahanan pangan dan menahan inflasi sehingga nantinya akan membawa kesejahteraan ummat.

“Dengan kondisi HEBITREN Aceh yang masih baru, saya mengajak semua pihak untuk terus mendukung gerakan penguatan ekonomi dayah melalui HEBITREN,” ujar Waled Nura.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Aceh, Achris Sarwani, menjelaskan bahwa HEBITREN Aceh ini merupakan salah satu milestone penting dari blueprint (cetak biru) dan roadmap (peta jalan) pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Aceh.

Oleh karena itu, HEBITREN harus berjalan dengan baik dan Bank Indonesia siap bersama dengan para pimpinan dayah di Aceh untuk mengembangkan HEBITREN. Salah satunya adalah memfasilitasi kunjungan HEBITREN Aceh ke Jawa Timur untuk melihat langsung pengalaman dari penguatan ekonomi berbasis pesantren.

Untuk diketahui, HEBITREN merupakan wadah penguatan kemandirian pesantren/dayah yang ditujukan untuk mendorong akselerasi penguatan ekonomi dari unit usaha yang ada di pondok pesantren.

Lahirnya HEBITREN secara nasional tidak lepas dari dukungan Bank Indonesia sejak Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) pertama pada tahun 2014 yang diselenggarakan di Surabaya. Namun HEBITRREN secara resmi baru dilaunching secara nasional pada tanggal 7 Agustus 2020 dalam momentum momentum Kick Off Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) ke-7 dan disaksikan langsung oleh Wakil Presiden Republik Indonesia KH. Ma’ruf Amin.

“HEBITREN sudah tersebar di sejumlah provinsi termasuk di Papua, sehingga Aceh sebagai daerah yang menerapkan syariat Islam juga didorong untuk mewujudkannya,” pungkasnya.[]

Berikut struktur kepengurusan HEBITREN Aceh Periode 2022-2027 adalah

A. Dewan Kehormatan
1. Gubernur Aceh
2. Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh
3. Ketua Himpunan Ulama Dayah Aceh (HUDA)

B. Dewan Pakar
1. Kepala Bank Indonesia Provinsi Aceh
2. Kepala Bank Indonesia Perwakilan Lhokseumawe
3. Direktur Bank Aceh Syariah
4. Direktur Regional CEO Bank Syariah Indonesia (BSI) Aceh

C. Dewan Pembina
1. Ketua, Tgk. H. Muhammad Yusuf A. Wahab
2. Sekretaris, Tgk. H. Faisal Ali
3. Anggota, Tgk. H. Abu Yazid Al Yusufi,
Tgk. H. Husaini A. Wahab dan Tgk H. Anwar Usman Kuta Krueng .
D. Dewan Pengurus Harian
1. Ketua, Tgk H. Rasyidin H Ahmad.
2. Wakil Ketua I, Tgk H. Hidayat Muhibuddin Waly SE.
3. Wakil Ketua II, Dr. Tgk H. Muntasir A Kadir.
4. Sekretaris, Tgk. Salman.
5. Wakil Sekretaris, Tgk. Mudatsir.
6. Bendahara, Tgk. Zulkarnain.
7. Wakil Bendahara, Tgk. Mukhlis Amin.

Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

MINGGU INI