27 C
Banda Aceh

TERKINI

POPULER

Batu Bara Tumpah ke Laut, Pantai Ulee Lheue Tercemar 

BANDA ACEH I ACEH INFO — Batubara yang diduga berasal kapal tongkang tumpah ke laut. Akibatnya Pantai Ulee Lheue di Kota Banda Aceh, tercemar.

Berdasarkan temuan Gampong Development Institute (GIA) Aceh, Pantai Ulee Lheue Banda Aceh mulai tercemar batubara yang diduga berasal dari tumpahan kapal tongkang, yang kemudian terbawa arus hingga ke pinggir pantai.

“Batubara itu diduga kiriman dari kapal tongkang yang parkir di laut Ulee Lheue, terbawa arus,” kata Sekjen Gampong Development Institute (GDI) Aceh Rahmi Fajri, di Banda Aceh, Kamis (4/11/2021).

Rahmi mengatakan berdasarkan pantauan pihaknya, batubara tersebut terbawa ke pantai Ulee Lheue sudah sekitar satu pekan namun tidak dibersihkan lantaran belum diketahui. Pihaknya menyatakan dengan bertebarnya tumpahan batubara tersebut akan berdampak pada kerusakan biota laut, bisa menyebabkan matinya terumbu karang.

Terjadi tumpahan batubara ini diduga akibat kelalaian perusahaan pengangkut batu bara yang lepas kontrol terhadap transportasi lautnya.

Menyikapi hal tersebut, Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Irpannusir, meminta Pemerintah Aceh menindak tegas perusahaan yang tidak peduli terhadap lingkungan.

“Kita minta Dinas ESDM Aceh untuk menindak tegas perusahaan yang abai terhadap lingkungan,” kata Irpannusir di Banda Aceh, Sabtu (6/11/2021) seperti dikutip dari Antara.

Irpannusir mengatakan perusahaan yang beroperasi di Aceh harus menjaga keselamatan lingkungan sekitar, manusia hingga biota laut. Jangan sampai, tegasnya, ada hal yang berdampak negatif seperti terjadinya tumpahan batubara.

“Terjadi tumpahan batubara ini pasti akibat kelalaian perusahaan yang lepas kontrol terhadap transportasi lautnya. Kalau dikontrol maksimal pasti ini tidak akan terjadi,” ujarnya.

Dalam kasus ini, kata Irpannusir, tidak perlu lagi dilakukan investigasi karena secara kasat mata terlihat adanya kesalahan dalam pengangkutan batubara tersebut dan harus ditindaklanjuti.

“Jadi tindak tegas saja perusahaan yang bertanggung jawab terhadap kesalahan tersebut,” kata politikus PAN itu.

Terkait hal ini, Komisi II DPRA segera memanggil Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Aceh guna meminta penjelasan terkait persoalan ini.

Pihaknya mendesak Gubernur Aceh segera turun tangan menangani masalah batubara ini, apalagi pantai tersebut masuk dalam wilayah konservasi.

Selain itu, meminta pihak terkait untuk melakukan investigasi terkait adanya tumpahan batubara tersebut, sehingga tidak berdampak lebih buruk bagi ekosistem dan pencemaran lingkungan.

Jika terbukti maka harus diberikan sanksi bagi perusahaan yang mengangkut batubara tersebut.

PENULIS : FERIZAL HASAN (BANDA ACEH)

Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

MINGGU INI