25.8 C
Banda Aceh
spot_img
spot_img

TERKINI

POPULER

© Jasa Web Design Banda Aceh : Creatv.id

Berkas Tiga Tersangka Pedagang Mie Boraks Diserahkan ke Kejari Langsa

spot_img

LANGSA | ACEH INFO – Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh bersama Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyerahkan tiga tersangka pedagang mie yang diduga mengandung boraks ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Langsa, Kamis, 7 Juli 2022, sekitar pukul 11.15 WIB.

Penyerahan tiga tersangka dan barang bukti tahap II dalam perkara pangan itu dihadiri Kasi Tindak Pidana Umum, Edwardo, JPU Kejati Aceh, Rahmadani serta penyidik dari BBPOM, Desi Ariyanti Ningsih, di Ruang Tahap II Kejaksaan Negeri Langsa.

Kasi Intel Kejari Langsa, Syahril, melalui keterangan tertulisnya, menyebutkan ketiga tersangka masing-masing berinisial AG (27), warga Gampong Alue Beuraweh, Kecamatan Langsa Kota. Selanjutnya MI (35) warga Gampong Peukan Langsa, Kecamatan Langsa Kota, dan HI (36) warga Gampong Leu Bue, Kecamatan Pidie, Kabupaten Pidie.

Selain menyerahkan tiga tersangka, pihak penyidik dari Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan juga menyerahkan barang bukti berupa  sekitar 29,8 kilogram mie kuning basah mengandung bahan berbahaya, sebanyak 28,5  kilogram mie bakso kuning basah mengandung bahan berbahaya, dan 1,2 kilogram campuran serbuk boraks serta Natrium Bonzoat.

Barang bukti lainnya yang diserahkan yaitu 33 kilogram mie kuning mengandung boraks, sebayak 4,5 kilogram mie bakso/mie putih mengandung boraks, serbuk putih terkonfirmasi mengandung boraks seberat 3,2 kilogram, mie kuning basah 87,5 kilogram, boraks 31 kilogram, 25 liter air abu mengandung boraks, dan 12,5  kilogram air gincu mengandung boraks.

Syahril mengatakan, kejadian itu diketahui pada Selasa, 22 Maret 2022 sekira pukul 10.00 WIB. Dimana, petugas Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (POM) Banda Aceh, Arief Prasetyo Wibowo Ardinto didampingi petugas dari Polda Aceh, Polres Langsa, Disperindag Kota Langsa dan Dinas Kesehatan Kota Langsa memeriksa salah satu tempat usaha mie di Pasar Langsa.

Dalam pemeriksaan itu, tim juga menguji produk mie, adonan mie dan serbuk yang diduga mengandung boraks dengan tes kit. Dari hasil uji tersebut diketahui produk pangan yang dijual positif mengandung boraks.

Akibat perbuatannya, ketiga tersangka melanggar Pasal 136 huruf (b) Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 Tentang Pangan.

“Kini ketiga tersangka ditahan di Lapas Kelas II B Langsa,” sebut Syahril.[]

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

MINGGU INI

© Jasa Web Design Banda Aceh : Gamiah