28.3 C
Banda Aceh
spot_img
spot_img

TERKINI

Bupati Aceh Besar Luncurkan Buku Adat Meukawen Aceh Rayeuk

KOTA JANTHO | ACEH INFO – Bupati Aceh Besar Mawardi Ali meluncurkan buku Adat Meukawen Aceh Rayeuk di kompleks Jantho Panorama Park, Kota Jantho, Kamis, 20 Januari 2022. Bupati Mawardi menyambut baik peluncuran buku yang sangat bermanfaat tersebut.

”Saya atas nama Pemerintah Kabupaten Aceh Besar mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada pihak Majelis Adat Aceh Kabupaten Aceh Besar yang pada hari ini melaksanakan peluncuran buku ‘Adat Meukawen Aceh Rayeuk’. Tentunya kehadiran buku ini sangat bermanfaat untuk menambah koleksi, pengetahuan, dan bacaan yang berguna bagi seluruh lapisan masyarakat,” katanya.

Menurutnya kehadiran buku ini memiliki nilai dan makna yang sangat penting, mengingat tidak semua mengetahui dan memahami betul bagaimana adat istiadat, khususnya dalam pelaksanaan perkawinan di Kabupaten Aceh Besar. Dengan demikian, kata dia, kehadiran buku Adat Meukawen di Aceh Rayeuk akan dapat dijadikan pedoman dan tatacara pada kegiatan perkawinan di tengah-tengah masyarakat Aceh Besar.

Dalam kehidupan bermasyarakat di masa sekarang, tambah Bupati Aceh Besar, dirasakan masih banyak adat istiadat yang belum dikemas dalam sebuah buku atau penerbitan resmi. Padahal, upaya peluncuran buku seperti ini sangat berguna, sehingga nilai-nilai baik yang ada dalam kehidupan bermasyarakat dan adat istiadat akan selalu dapat diwariskan kepada generasi di masa-masa mendatang.

Dikatakan Bupati Aceh Besar, sejak dulu, masyarakat Aceh Besar hidup dalam norma dan setiap saat menerapkan adat istiadat yang islami, berharkat, dan bermartabat tinggi, termasuk dalam pelaksanaan Adat Meukawen di Aceh Rayeuk. Hal ini tidak terlepas dari peran semua tokoh adat dan tokoh masyarakat yang senantiasa memperkenalkan dan membimbing warganya untuk menerapkan adat istiadat yang bersyariat Islam.

Selama ini, dirasakan bahwa buku tentang adat istiadat Aceh Rayeuk masih sangat minim. Karena itulah, Pemkab Aceh Besar akan terus mendorong para penulis, baik dari kalangan OPD, tokoh masyarakat, maupun tokoh adat agar dapat menuangkan gagasan dan pikirannya, sehingga nantinya dapat meluncurkan atau menerbitkan buku-buku yang bermanfaat di tengah-tengah masyarakat.

“Hal ini akan menjadi amal ibadah bagi para penulis dan penerbit, karena melalui buku yang akan dihasilkan membawa ilmu dan dapat diterapkan dalam kehidupan keseharian masyarakat di Kabupaten Aceh Besar,” pungkasnya.[]

WARTAWAN: TEUKU AUFAQ

spot_img

Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

INDEKS