25.1 C
Banda Aceh
spot_img
spot_img

TERKINI

POPULER

© Jasa Web Design Banda Aceh : Creatv.id

Catut Foto dan Kutip Ungkapan Prabowo, Partai Gerindra Aceh Adukan Sebaran Poster

spot_img

BANDA ACEH | ACEH INFO – Kader dan Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Aceh mendatangi Kepolisian Daerah (Polda) Aceh, pada Rabu, 21 September 2022.

Kedatangan itu dalam rangka mengadukan pemasangan poster yang mencatut foto serta kutipan ungkapan dari ketua umum partai, Prabowo Subianto.

Sekretaris DPD Partai Gerindra Aceh, Safaruddin mengatakan, poster yang juga menampilkan Presiden, Joko Widodo (Jokowi) tersebut dinilai meresahkan serta mengganggu demokrasi.

“Tidak tahu ini oknum dari mana sehingga ini membuat keresahan, kader-kader bertanya, sumbernya dari mana dan apa agenda motifnya,” kata Safaruddin, pada Rabu, 21 September 2021.

Adapun poster diadukan di atasnya menuliskan ‘Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat’. Selain itu menampilkan foto Prabowo dan Jokowi yang saling menundukkan kepala sembari menempelkan kedua telapak tangan.

Di poster yang sama, juga tampak foto Prabowo memberikan penghormatan disertai satu kalimat kutipan. ‘Saya mengakui kepemimpinan dan kenegarawan Pak Jokowi (12/8/2022) -Prabowo Subianto-‘.

Poster itu diakui Safaruddin tersebar hampir di seluruh wilayah Provinsi Aceh. Bahkan, di dua provinsi basis suara Prabowo kala Pemilu 2019 lalu, seperti di Sumatra Barat (Sumbar) dan daerah Madura, Jawa Timur.

Tersebarnya poster tersebut pihaknya mensinyalir ada muatan-muatan politis dan dinilai sangat merugikan Partai Gerindra untuk Pemilu 2024.

“Inikan terkesan ada upaya penjegalan namanya atau upaya mencoba menggiring propaganda terhadap Pemilu yang masih 2024,” ucapnya.

Sekretaris DPD Partai Gerindra Aceh itu meminta pihak kepolisian dan Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) untuk segera menertibkan poster liar tersebut.

Kepada kader yang ada di Tanah Rencong, Safaruddin mengimbau untuk segera berkoordinasi ke pihak berwajib jika masih melihat poster serupa tersebar usai ditertibkan.

“Prosesnya masih dalam pengaduan masyarakat biasa dan Insyaallah mungkin kalau seandainya masih terdapat juga, ini tidak kemungkinan bahwa akan kita cari motif-motif, mungkin bisa kenak pada pidana umum,” tegasnya.[]

PEWARTA: MUHAMMAD

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
spot_img

MINGGU INI

© Jasa Web Design Banda Aceh : Gamiah