26.1 C
Banda Aceh
spot_img

TERKINI

POPULER

Di Bireuen Satu Keluarga Bersimbah Darah Kena Bacok, Pelaku Mengaku Menyesal 

BIREUEN I ACEH INFO – Satu Keluarga yang terdiri dari ayah, ibu dan anak-anaknya bersimbah darah akibat kena bacok oleh tetangganya.

Insiden berdarah tersebut terjadi di Desa Krueng Meuseugop, Kecamatan Simpang Mamplam Kabupaten Bireuen, Aceh, Sabtu 23 Juli 2022 siang.

Informasi yang diperoleh Acehinfo.id menyebutkan, satu keluarga yang menjadi korban pembacokan tersebut adalah Ramli Thaib, istrinya Syamsinar dan tiga putrinya Maryati (30) Mutia (20) dan War (25).

Sementara itu pelaku berinisial JM (60), mantan Tuha Peut yang juga warga setempat. Kini tersangka telah diamankan di Polsek Samalanga, Bireuen.

Keuchik Krueng Meuseugop, Ramli Muhammad yang dihubungi wartawan membenarkan kejadian tersebut.

Disebutkan Ramli, awalnya sekitar pukul 14.30 WIB, JM tiba-tiba mendatangi rumah korban Ramli Thaib dengan membawa parang.

“Tanpa mengeluarkan sepatah katapun, JM langsung menebas Ramli Thaib di bagian kepala dan leher hingga tersungkur ke tanah, kemudian tersangka menebas istrinya Syamsinar dibagian kepala, leher dan tangan hingga bersimbah darah,” ungkap Keuchik Ramli Muhammad.

Tidak hanya sampai disitu, JM kemudian menebas Ketiga anak Ramli Thaib dengan membabi buta.

“Tiga anaknya juga ditebas dengan parang oleh tersangka yakini Maryati (30) Mutia (20) dan War (25), ketiganya mengalami luka ringan,” lanjutnya.

Setelah mengetahui kejadian itu, Keuchik Ramli Muhammad membawa tersangka ke rumahnya dengan tujuan mencari tahu apa yang terjadi.

“Sampai dirumah saya, Tersangka JM mencoba mengayunkan parang di bagian kaki saya, namun tidak sampai kena karena sempat saya hindari dan kemudian mengambil parang dari tangan tersangka,” katanya lebih lanjut.

Setelah kejadian tersebut Kata Keuchik Ramli tersangka menyerahkan diri ke Pos polisi (Pospol) Simpang Mamplam dan mengakui perbuatannya.

“Personil Pospol kemudian membawa korban ke Polsek Samalanga untuk dilakukan pemeriksaan selanjutnya, sampai di Polsek tersangka menangis mengaku menyesal atas perbuatannya,” imbuhnya.

Terkait motif kata Keuchik beberapa hari lalu Korban Ramli Thaib menemui dirinya menyampaikan bahwa tersangka telah menangkap Sapi miliknya.

“Saya selaku Keuchik mencoba memberi tahu Tersangka, sapi yang ditangkap tersebut merupakan milik Ramli Thaib (korban) namun Tersangka menjawab dengan kasar ‘kenapa dia tidak ngomong sendiri,” cuma itu yang ada selisih paham antara Korban dan Tersangka,” jelas Keuchik.

Keuchik mengatakan antara Korban dan Tersangka merupakan kerabat dekat (Wali) dan Tersangka juga merupakan mantan Tuha Peut Gampong Krueng Meuseugop.

“Saya tidak menyangka korban berbuat senekat itu, karena keduanya family dekat, kalau secara kejiwaan Tersangka sangat sehat,” pungkas Keuchik Ramli Muhammad.

Saat ini Dua Korban Ramli Thaib dan Istrinya Syamsinar harus dilarikan ke RSUD Fauziah Bireuen karena mengalami luka parah, sementara ketiga anaknya menjalani perawatan di Puskesmas Simpang Mamplam.

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

MINGGU INI