27.9 C
Banda Aceh
spot_img

TERKINI

POPULER

© Jasa Web Design Banda Aceh : Creatv.id

Diduga Korupsi Dana Desa, Mantan Datok Alur Selalas Ditahan Kejari Aceh Tamiang

spot_img

KARANG BARU | ACEH INFO – Kejaksaan Negeri Aceh Tamiang menahan Datok Kampung Alur Selalas, Kecamatan Karang Baru, ES (39) karena diduga telah melakukan tindak pidana korupsi Anggaran Dana Desa (ADD) tahun 2021. Penahanan terhadap ES dilakukan untuk kepentingan penyidikan pada Senin, 27 Juni 2022.

“Mantan Datok Kampung Alur Selalas tersebut untuk sementara waktu yang bersangkutan kita tahan dan kami titipkan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kualasimpang,” ujar Humas Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Tamiang, Rajeskana, Selasa, 28 Juni 2022.

Dalam proses penyelidikan dugaan kasus tersebut, pihak penyidik Kejari Aceh Tamiang juga telah memanggil Kaur Keuangan Pemerintah Kampung Alur Selalas berinisial IDP. Selain melakukan pemanggilan, Kejari Aceh Tamiang juga telah membuat Berkas Acara Perkara (BAP) terhadap IDP pada Minggu, 26 Januari 2022.

“Kepada penyidik, IDP mengaku pada 11 Juni 2021 dirinya dan mantan Datok Alur Selalas tersebut telah menyetorkan uang sebesar Rp 138.732.000 ke rekening pemerintah kampung, kemudian selang beberapa waktu mantan datok itu meminta kepada IDP untuk melakukan penarikan kembali terhadap uang sebesar tersebut, oleh karena itu IDP kembali menarik uang tersebut karena IDP merasa diteror oleh mantan datok tersebut,” jelas Rajeskana yang juga menjabat Kasi Intel di Kejari Aceh Tamiang.

Pihak penyidik juga telah memanggil dan memeriksa Sekretaris Desa (Sekdes) Alur Selalas berinisial Is. Dalam BAP, Is mengaku telah menyetorkan uang sebesar Rp 138.732.000 kepada mantan Datok Alur Selalas berinisial ES pada 11 Juni 2021.

Namun ES bersama IDP selaku Kaur Keuangan diduga telah menarik kembali uang sebesar Rp 138.732.000 pada 7 Juli 2021 lalu. Menurut IS, keduanya bahkan sempat diingatkan oleh pihak kecamatan untuk tidak menarik kembali uang tersebut karena akan dianggarkan untuk tahun berikutnya sebagai Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (SiLPA).

“Hasil audit dari Inspektorat Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang menyatakan adanya kerugian negara atas dugaan penyimpangan pelaksanaan APBKampung Alur Selalas tahun 2021 sebesar Rp 417.520.427,” pungkas Rajeskana.[]

EDITOR: BOY NASHRUDDIN AGUS

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

MINGGU INI

© Jasa Web Design Banda Aceh : Gamiah