20.6 C
Aceh

TERKINI

POPULER

© Jasa Web Design Banda Aceh : Creatv.id

Empat Tahun Rusak, Bendung Karet Krueng Aceh Belum Pernah Diperbaiki

BANDA ACEH | ACEH INFO – Bendung karet Krueng (Sungai) Aceh ternyata telah mengalami kerusakan sejak empat tahun lalu. Namun, infrastruktur yang menjadi tempat penampungan air baku PDAM Tirta Daroy tersebut tidak pernah diperbaiki.

Hal tersebut mencuat saat Pj Wali Kota Banda Aceh, Bakri Siddiq, melaporkannya kepada Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, Selasa, 18 Oktober 2022. Dalam pertemuan tersebut, Bakri Siddiq turut didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemko Banda Aceh, Jalaluddin, dan Kadis PUPR Kota Banda Aceh, M Yasir.

Bakri Siddiq turut menyerahkan dokumen perencanaan rehabilitasi atau perbaikan bendung karet yang telah mengalami kerusakan tersebut kepada Menteri Basuki. “Alhamdulillah, pak Menteri PUPR telah menanggapi rencana perbaikan atau membangun kembali bendung karet yang rusak itu dengan menginstruksikan Dirjen SDA PUPR untuk menganggarkan dana pada 2023 dan 2024,” ungkap Bakri Siddiq.

Bendung karet di daerah aliran sungai (DAS) Krueng Aceh yang berada di kawasan Lambaro, Aceh Besar, tersebut telah beroperasi sejak tahun 2003. Namun, sejak empat tahun terakhir, bendungan itu lapuk akibat dimakan usia sehingga mengakibatkan kebocoran.

Kebocoran ini menurut Bakri Siddiq, berdampak pada berkurangnya produksi air bersih untuk kebutuhan pelanggan Perumdam Tirta Daroy Banda Aceh serta PDAM Tirta Montala Aceh Besar.

“Semoga rehabilitasi bendung karet Krueng Aceh yang diperkirakan membutuhkan anggaran sebesar Rp190 miliar lebih itu dapat terwujud segera, saya mohon doa dan dukungan masyarakat Kota Banda Aceh,” kata Bakri Siddiq.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kota Banda Aceh M Yasir mengatakan selain sebagai sumber penyediaan air baku untuk Perumdam Tirta Daroy Banda Aceh serta PDAM Tirta Montala Kabupaten Aceh Besar, bendungan karet yang melintang di Krueng Aceh itu juga bermanfaat sebagai sarana pengendalian banjir.

“Saat ini bendung karet itu sudah tidak berfungsi sehingga telah berdampak terhadap berkurangnya air baku hingga 30 persen lebih untuk produksi Perumdam Tirta Daroy,” katanya.

Ia juga menjelaskan selain menambah tampungan air baku dan menaikkan permukaan air sungai pada musim kemarau, bendung karet juga bermanfaat untuk mencegah intrusi air laut yang berasal dari muara laut Gampong Lampulo dan mengurangi salinitas air sungai dan air tanah.[]

EDITOR: BOY NASHRUDDIN AGUS

Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

MINGGU INI

© Jasa Web Design Banda Aceh : Gamiah