25.2 C
Banda Aceh

TERKINI

POPULER

Hadiri Jambore Petani Milineal Aceh, Moeldoko Minta HKTI dan Pemerintah Bersinergi

spot_img

LANGSA | ACEH INFO – Kepala Staf Kepresidenan (KSP) RI Moeldoko menghadiri acara Jambore Petani Milineal se Aceh yang diselenggarakan oleh Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Aceh.

Acara yang diselenggarakan di Gampong Bukit Meutuah, Kecamatan Langsa Timur, Rabu, 21 Desember 2022, dihadiri oleh Pj Geubernur Aceh diwakil oleh Staf Ahli, Bukhari, Danrem 011/LW a.n. Kolonel Inf Bayu Permana, Pj Wali Mota Langsa, Said Mahdum Majid, Plt. Seketaris Daerah Kota Langsa, Muhammad Darfian, Kapolres Langsa AKBP Agung Kanigoro Nusantoro, Ketua DPRK Langsa a.n. Maimul Mahdi, Ketua DPD HKTI Aceh, Muhammad Zulfri dan tamu undangan lainnya.

Pada kesempatan itu, Moeldoko mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Langsa yang telah memberi dukungan luar biasa terhadap kegiatan jambore ini.

Cek Harga Kebutuhan Pokok, KSP RI Moeldoko Kunjungi Pasar Langsa

Katanya, HKTI memliki semnagat tetapi pemerintah daerahmemiliki potensi dan kekuatan untuk menggerakan HKTI. Untuk itu kolaborasi antara HKTI dan pemerintah sangat luar biasa.

“HKTI harus bisa menjadai jembatan antara pemerintah dan para petani. Hal ini untuk kemajuan para petani,” sebut Moeldoko.

Hadiri Jambore Petani Milineal Aceh, Moeldoko Minta Hkti Dan Pemerintah Bersinergi
Kepala staf kepresidenan (ksp) ri moeldoko, menyerahkan bantuan bibit kepada petani, rabu, 21 desember 2022. Foto: izal safrizal.

Selain itu, katanya, HKTI juga sebagai fatner strategi pemerintah, karena kedua kekuatan ini jika terbangun dengan baik. Maka, saya pastikan program-program pemerintah disektor pertanian akan bisa berjalan lebih optimal.

“Mari kita berikan dukungan penuh atas inisiatif dan inovatif yang telah dibangun petani, agar mereka menjadi kreatif dan inovatif,” ungkapnya.

Sebelumnya, Pj Wali Kota Langsa, Said Mahdum Majid, menyampaikan, bahwa seiring kemajuan zaman banyak anak muda yang malu jadi petani karena dianggap pekerjaan yang kotor dan menguras banyak tenaga sehingga profesi petani cenderung didominasi pekerja usia tua. Ini menjadi salah satu faktor yang membuat pertanian kita kurang maju.

Pj Wali Kota Langsa Sampaikan Kondisi Pelabuhan kepada KSP Moeldoko

Menurutnya, dibeberapa negara yang maju pertaniannya justru menganggap petani sebagai profesi yang mulia karena menjadi sumber kehidupan. Riset pertanian juga maju sehingga intensifikasi dan mekanisasi pertanian mampu meningkatkan jumlah produksinya.

Oleh karena itu, Jambore Petani Milenial Aceh ini menjadi momentum yang tepat untuk mengingatkan kembali peran penting dan strategis petani dalam pembangunan nasional, sekaligus untuk meningkatkan animo generasi muda menggeluti sektor pertanian dengan menjadi petani yang maju dan modern.

“Dengan kesinambungan generasi petani dan kemajuan IPTEK di bidang pertanian, insya Allah kita akan mampu mewujudkan negara yang kuat dan berdaulat atas pangannya sendiri,” pungkasnya.[]

spot_img

Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

MINGGU INI