24.7 C
Banda Aceh

TERKINI

POPULER

Harimau Kembali Terkam Hewan Ternak Warga Aceh Timur, Ini Imbauan BKSDA

IDI RAYEUK | ACEH INFO – Harimau sumatera kembali menerkam hewan ternak milik, Chairul, warga Gampong Punti Payong, Kecamatab Ranto Peurelak, Aceh Timur.

“Sudah tiga ekor sapi milik saya yang mati diterkam harimau,” sebut Chairul, Kamis, 6 Oktober 2022.

Ia menjelaskan, beberapa waktu lalu dua ekor sapi miliknya yang berusia dua bulan mati diterkam harimau. Kini induk sapi miliknya kembali mati dimangsa harimau.

“Sepertinya ada dua ekor harimau yang memangsa sapinya, ini terlihat dari bekas telapak kakinya,” ucap Chairul.

Kata Chairul, induk sapi yang diterkam harimau terjadi pada, Rabu, 5 Oktober 2022. Dimana, saat itu ia hendak mengambil sapi yang dilepaskan di tempat penggembalaan.

“Alangkah terkejutnya saat tiba di lokasi yang berjarak sekitar 50 meter dari pemukiman warga, dirinya melihat induk sapinya sudah mati dengan kondisi mengenaskan,” ucap Chairul lagi.

Menurut Chairul, setelah kejadian itu kini warga mengaku cemas dengan berkeliarnya harimau sumatera disekitar pemukiman warga.

“Kami sangat khawatir terhadap keselamatan warga di sini, karena tidak menutup kemungkinan harimau akan kembali memangsa hewan-hewan ternak lagi, saya berharap kepada pihak terkait untuk segera mencari solusi agar harimau itu tidak kembali ke sekitar pemukiman warga,” harapnya Chairul.

Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh, Agus Arianto, menuturkan, bahwa terkait kejadian itu dirinya sudah menurunkan tim agar berkoordinasi dengan geuchik serta pihak terkait lainnya untuk melakukan penanganan bersama.

Selain itu, BKSDA juga melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk menjaga hewan ternaknya dengan tidak melepas liarkan, sehingga memancing harimau untuk memangsanya.

“Saya berharap kepada warga untuk sementara agar hewan-hewan ternaknya tetap dikandang. Sehingga bisa lebih aman dari ancaman harimau,” kata Agus, saat dihubungi acehinfo.id, Kamis, 6 Oktober 2022.

Agus juga berharap kepada masyarakat untuk tidak melakukan tindakan-tindakan yang melanggar hukum terhadap hewan yang dilindungi tersebut.

“Kita berharap kepada warga agr tidak sendirian jika ke tempat-tempat yang dianggap rawan atau dilalui harimau. Kami juga sedang memantau pergerakan harimau dengan memasang camera di tempat-tempat yang dianggap rawan,” pungkasnya.[]

 

Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

MINGGU INI