25.6 C
Banda Aceh
spot_img
spot_img
spot_img

TERKINI

POPULER

© Jasa Web Design Banda Aceh : Creatv.id

Kenali Virus Cacar Monyet dan Gejalanya

spot_img

LHOKSEUMAWE l ACEH INFO – Cacar monyet pertama kali ditemukan di Afrika pada tahun 1970 dan terutama menyerang anak-anak di Afrika Barat dan Afrika Tengah.

Di Indonesia sendiri kasus tersebut ditemukan di Jawa Tengah melalui laporan Kemenkes bahwa ada satu pasien yang suspek Cacar Monyet meski kemudian hasilnya negatif.

Lalu apa itu cacar monyet dan bagaimana gejalanya. Cacar Monyet (Monkeypox) merupakan golongan infeksi virus yang disebabkan oleh golongan virus Orthopoxvirus dari famili Poxviridae. Transmisinya sering terjadi secara zoonosis tetapi transmisi antar manusia juga dapat terjadi.

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Aceh Utara Harry Laksamana menjelaskan bahwa cacar monyet merupakan virus golongan Orthopoxvirus dari famili Poxviridae saat dikonfirmasi Acehinfo.id. pada Minggu (7/8/2022).

“Gejalanya amat mirip dengan cacar (smallpox) , infeksi dimulai dari kulit wajah. Penularannya melalui kontak langsung terbuka antar kulit yang terluka (terinfeksi). Selain kontak langsung penularan virus juga bisa melalui memakan makanan khususnya daging dari hewan yang terkontaminasi virus, atau memegang barang yang terkontaminasi virus,” jelas Ketua IDI tersebut.

Harry melanjutkan cacar monyet merupakan virus yang yang bisa dicegah dan vaksinnya juga ada di Indonesia. Infeksi Monkeypox termasuk dalm infeksi virus seperti Covid dan Hepatitis, bisa dicegah masih dengan seruan menjaga protokol kesehatan.

“Sejauh ini vaksin untuk Monkeypox sudah ada tapi belum mendapat ijin dari BPOM untuk pemakaian nya secara luas di Indonesia. Pengobatan dilakukan secara simptomatis, mengatasi infeksi yang terjadi pada luka, demam batuk pilek dan sebagainya,” paparnya.

Lebih lanjut Harry menghimbau agar masyarakat untuk selalu memakai masker, mencuci tangan setiap kontak dengan pasien atau barang barang yang terkontaminasi dengan virus, menghindari kerumunan dan tempat yang banyak kasusnya, serta memasak makanan dengan matang sehingga terbebas dari infeksi virus.

“Selebihnya tetap menjaga imunitas tubuh dengan banyak minum air putih, istirahat yg cukup, berjemur di pagi hari, konsumsi makanan bergizi serta selalu berdoa kepada Allah SWT agar selalu diberikan kesehatan dan terhindar dari penyakit,” himbaunya.

Kontributor : Maulidi Alfata

Sumber : Kompas.com

 

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
spot_img

MINGGU INI

© Jasa Web Design Banda Aceh : Gamiah