28.2 C
Banda Aceh

TERKINI

POPULER

Kunker ke Australia, Pengusaha Asal Aceh Dipeusijeuk Murid Abu Tumin

spot_img

AUSTRALIA I ACEH INFO – Pengusaha muda asal Bireuen Aceh, Dr Hj Rizayati SH MM bersama suaminya H Imran Abdul Hamid, dipeusijuek (tepung tawar) oleh Tgk Umar Khalid bersama masyarakat Aceh yang ada di Australia, Sabtu 26 November 2022.

Kunker Ke Australia, Pengusaha Asal Aceh Dipeusijeuk Murid Abu Tumin

Sebagaimana diketahui, saat ini Hj Rizayati sedang melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Australia. Tiba di negara Kangguru tersebut, Rizayati yang akrab disapa Cut Nyak Cahaya Jeumpa ini disambut dengan mulia oleh masyarakat Aceh yang ada diperantauan itu.

Hj Rizayati bersama suaminya H Imran Abdul Hamid dipeusijuek dengan adat Aceh di Australia oleh Tgk Umar Khalid. Beliau adalah salah seorang anak murid almarhum Ulama Kharismatik Aceh Abu Tumin Blang Blahdeh.

Bahkan Tgk Umar Khalid saat ini juga sudah membuka cabang pesantren di Australia. “Kami sangat bangga bisa bertemu dengan keluarga besar masyarakat Aceh yang ada di Australia,” kata Hj Rizayati.

Kunker Ke Australia, Pengusaha Asal Aceh Dipeusijeuk Murid Abu Tumin

“Alhamdulillah dengan rasa syukur dan haru, hari ini saya bersama suami kembali diundang dan dipeusijuk oleh murid Abu Tumin yaitu Tgk Umar Khalid di Australia,” ujarnya.

Penggagas Program Indonesia Terang ini mengatakan bahwa dirinya diundang langsung oleh Tgk Umar Khalid yang mengetahui dirinya sedang kunjungan kerja di Australia.

“Saya mendapatkan pesan dari beliau untuk berkunjung ke kediamannya yang ada di Australia untuk menggelar silaturahim sekaligus beberapa agenda lainnya,” terangnya.

Adapun agenda kunjungan ke Pesantren Baabussalam, diantaranya shalat magrib bersama, peusijuk Hj. Rizayati bersama suaminya, diskusi bersama pimpinan majelis taklim Baabussalam, dan makan malam bersama.

Kunker Ke Australia, Pengusaha Asal Aceh Dipeusijeuk Murid Abu Tumin

Pada kegiatan Peusijuk, Hj Cut Nyak Rizayati mengaku sangat terharu hingga ia menangis karena kembali teringat sebelumnya ia juga pernah di Peusijuk langsung oleh Almarhum Abu Tumin di Bireuen pada tahun 2020 silam.

“Saya sangat terharu dan kembali teringat dengan Almarhum Abu Tumin yang juga pernah tepung tawar saya bersama suami di Bireuen pada tahun 2020 silam,” ucapnya seraya menangis.

Dalam keterangannya, Hj Cut Nyak Rizayati yang juga Presiden Partai Indonesia Terang mengatakan bahwa banyak hal yang dibicarakan dalam pertemuan tersebut yang dihadiri oleh ratusan warga Aceh yang berada di Australia.

Menurutnya, warga Aceh yang berada disana sepakat untuk mendirikan pesantren yang merupakan cabang Pesantren Baabussalam.

Hal ini disepakati karena ada 300 warga Aceh yang berada disana terdiri dari pengusaha dan profesi lainnya sering membuat kelompok pengajian atau majelis taklim di hari libur.

Untuk itu, mereka pun berinisiatif membangun dayah atau pesantren disana sebagai penerus dakwah ilmu agama yang telah diwariskan Ulama Besar Aceh, Abu Tumin.

“Ada ratusan warga Aceh berada disana dan mereka sepakat untuk mendirikan dayah atau pesantren agar ilmu agama tersebar di berbagai belahan dunia,” ujarnya.

Oleh karena itu, Hj Cut Nyak Rizayati pun menegaskan siap mendukung dan membantu dalam rencana mulia ini melalui program Indonesia Terang.

“InsyaAllah saya siap mendukung dan membantu program yang sangat mulia ini karena ini juga salah satu wasiat Abu Tumin untuk terus menebarkan ilmu agama dimanapun berada,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu juga, Hj Cut Nyak Rizayati mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Tgk Umar Khalid dan seluruh warga Aceh yang berada disana karena sudah menyambut dan menjamu kehadirannya dengan baik.

“Terimakasih kepada Tgk Umar Khalid dan warga Aceh lainnya yang sudah menyambut dan menjamu kedatangan kami dengan sangat baik. Semoga tali silaturahim ini terus terjalin dan menghasilkan gagasan yang kita harapkan Allah ridhai,” harapnya.

Kegiatan diakhiri dengan makan bersama yang disaji dengan berbagai menu khas Aceh, salah satunya kuah pliek, mie goreng Aceh dan berbagai menu masakan Aceh lainnya.

 

Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

MINGGU INI