25.1 C
Banda Aceh
spot_img
spot_img

TERKINI

POPULER

© Jasa Web Design Banda Aceh : Creatv.id

Pakar Ganja Aceh Dipanggil DPR, Ada Harapan Legalisasi Ganja Medis?

spot_img

JAKARTA|ACEHINFO-Wakil Ketua Komisi III DPR Desmond J Mahesa menyebut pihaknya akan mengundang pakar kesehatan dari Aceh, untuk mendengar kajian terkait ganja medis lebih jauh. Menurutnya, hal ini penting dilakukan untuk menimbang manfaat dan kerugian ganja medis.

“Kita minta masukan dulu, kesehatan kan ada pakar dari Aceh, ada pakar dari mana mana tentang itu nanti kita akan rumuskan apakah memang ini berbahaya atau tidak berbahaya bagi kesehatan,” ungkap Desmond kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (28/6).

Ia menilai revisi UU Narkotika mungkin dilakukan jika nilai manfaat dari ganja medis lebih besar ketimbang kerugian yang didapat. Hal ini perlu dilihat dari berbagai aspek selain kesehatan, salah satunya soal ekonomi.

“Jangan sampai kita menahan sesuatu yang ternyata nilai manfaatnya lebih besar daripada mudaratnya. Nah ini yang perlu dikaji,” katanya.

Desmond melihat kajian tentang ganja medis memiliki nilai manfaat yang besar dari aspek kesehatan dan ekonomi. Hal itu, menurutnya, perlu dijadikan pertimbangan dalam pembuatan kebijakan.

“Kenapa di Belanda di Thailand itu dibebaskan, ini kita kaji. Apakah dengan potensi secara ekonomi dan kesehatan itu, nah catatan-catatan inilah yang akan kami bicarakan pada saat pembahasan UU Narkotika,” tegas Desmond.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad meminta Komisi III DPR segera menggelar rapat dengar pendapat membahas legalisasi ganja untuk kebutuhan medis sebelum masuk masa reses.

Pernyataan itu disampaikan Dasco usai bertemu dengan Santi Warastuti, seorang ibu yang membutuhkan ganja medis untuk pengobatan anaknya, di Kompleks Parlemen, Senayan, Selasa (28/6).

Dasco mengatakan Komisi III DPR saat ini juga sedang membahas revisi UU Narkotika. Terkait teknis hingga pihak-pihak yang akan diundang dalam pembahasan legalisasi ganja medis, Dasco menyerahkan ke Komisi III DPR.

“Kemungkinan nanti akan dikoordinasikan oleh Komisi III DPR karena itu berkaitan dengan Komisi IX DPR dan lain-lain,” ujarnya.

Desakan agar pemerintah dan DPR melonggarkan penggunaan ganja untuk kepentingan medis terus mengemuka, setelah semakin banyak adanya temuan dampak positif dari tanaman tersebut. Bahkan sejumlah ibu telah mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi untuk meminta agar Mahkamah mengabulkan permohonan mereka untuk memberikan ruang bagi mereka mendapatkan ganja untuk kepentingan pengobatan anak mereka.

salah satunya adalah Santi Warastuti. Minggu lalu, dia menggelar aksi di Bundaran HI meminta agar MK segera memutuskan perakara yang telah mereka ajukan selama dua tahun itu. Namun Hingga kini MK belum mengeluarkan putusan mengenai gugatan yang mereka layangkan.[]

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
spot_img

MINGGU INI

© Jasa Web Design Banda Aceh : Gamiah