25.4 C
Banda Aceh

TERKINI

POPULER

Pemko Banda Aceh Pangkas Anggaran Pembangunan Rumah Ibadah? Kepala DSI Bilang Begini

spot_img

BANDA ACEH | ACEH INFO – Pemerintah Kota Banda Aceh di bawah kepemimpinan Penjabat Wali Kota Bakri Siddiq disebut memangkas anggaran untuk kegiata rumah ibadah dan pengadaan Alquran. Kebijakan ini dianggap tidak setakat dengan janji Bakri Siddiq yang menyebutkan akan ekstra hati-hati dalam melakukan rasionalisasi anggaran.

“Sejumlah rumah ibadah hingga pengadaan Alquran anggarannya dipangkas, bahkan anggaran untuk kegiatan rumah ibadah yang telah selesai dilakukan proses tendernya,” ungkap koordinator Gerakan Mahasiswa dan Pemuda untuk Rakyat (GeMPuR), Asrinaldi, melalui siaran pers yang diterima acehinfo.id Senin, 10 Oktober 2022.

Dari data yang diterima GeMPuR salah satu anggaran rumah ibadah yang dipangkas adalah pembangunan Masjid Taqwa, Gampong Seutui, Banda Aceh. Padahal menurut Asrinaldi, tender pembangunan masjid tersebut sudah dilakukan.

Penelusuran acehinfo.id dari laman LPSE Banda Aceh diketahu, pembangunan Masjid At Taqwa Seutui tercantum dalam kode tender 28132020. Sementara Kode Rencana Umum Pengadaan paket ini adalah 34204752.

Pembuatan tender pembangunan Masjid At Taqwa dengan nilai pagu paket mencapai Rp930 juta tersebut dilakukan pada 28 Juni 2022. Sementara Nilai HPS paket adalah Rp929.996.900.

CV Galang Utama yang beralamat di Gampong Lam Ara Banda Aceh menjadi pemenang tender pembangunan Masjid At Taqwa Seutui, seperti tercantum dalam LPSE Banda Aceh dengan harga negosiasi sebesar Rp 919.447.000.

Tender pembangunan Masjid Taqwa Seutui ini berada di bawah satuan kerja Dinas Syariat Islam (DSI) Kota Banda Aceh.

“Pembangunan Masjid Taqwa Seutui itu sudah ditender juga pembangunannya terancam gagal dilaksanakan karena anggaran terancam dipotong oleh Pj Wali Kota,” kata Asrinaldi.

Terkait hal ini, Kepala DSI Kota Banda Aceh, Ridwan, membantah tudingan tersebut. Menurut Ridwan pengadaan Alquran pada tahun ini sudah disiapkan. “Tinggal distribusi ke balai pengajian, majlis taklim dan masjid/meunasah,” kata Ridwan, Selasa, 11 Oktober 2022.

Menurut Ridwan meskipun Pemerintah Kota Banda Aceh telah merasionalisasikan anggaran, tetapi untuk pembangunan sarana dan prasarana ibadah terus dilanjutkan.

Menurut Ridwan, bila ada berita miring yang menyebutkan Pj Wali Kota Banda Aceh tidak pro syariat Islam adalah hal yang sama sekali tidak mendasar. “Hal ini dibuktikan dengan masih tersedianya plot anggaran pengadaan Alquran dan pembangunan masjid pada tahun 2022, yang dalam waktu singkat ini akan segera dilaksanakan,” ujar Ridwan lagi seperti rilis yang dikutip dari Humas Pemko Banda Aceh.

Selain itu, menurut Ridwan, pembangunan Masjid Taqwa Seutui, Masjid Al Maghfirah di Gano, dan Masjid Muhammadiyah akan terus dilanjutkan pembangunannya. “Program kerakyatan dan keagamaan memang telah menjadi komitmen Pj Wali Kota dan akan terus dilaksanakan ke depan,” kata Ridwan.[]

EDITOR: BOY NASHRUDDIN AGUS

Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

MINGGU INI