26.5 C
Banda Aceh
spot_img

TERKINI

POPULER

Pertamina Diminta Segera Alihkan Pengelolaan Blok di Tamiang ke Aceh

BANDA ACEH|ACEHINFO – Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) mendorong Pertamina EP untuk segera mengalihkan wilayah kerjanya yang selama ini dikelola kontraktor kepada Pemerintah Aceh lewat BPMA. Wilayah Kerja itu yakni blok NAD 1, yang terdiri dari lapangan Rantau hingga Kuala Simpang yang berada di Aceh Tamiang serta blok Peureulak.

Deputi Perencanaan BPMA, Muhammad Mulyawan mengatakan, Pertamina EP harus segera menjalankan pengalihan itu, sesuai dengan ketentuan pada Pasal 38 ayat (2) Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2015 tentang Pengelolaan Bersama Sumber Daya Alam Minyak dan Gas Bumi di Aceh.

“Intinya aturan itu menyebut selain pengembalian wilayah kerja secara bertahap atau seluruhnya sesuai ketentuan Kontrak Kerja Sama (KKS), Kontraktor dapat mengembalikan sebagian atau seluruh Wilayah Kerjanya Kepada Menteri sebelum jangka waktu KKS berakhir,” katanya, dalam siaran pers, yang diterima AcehInfo, Sabtu (2/4).

BPMA juga telah menggelar Focus Group Discussion (FGD), sebagai salah satu langkah telaah teknis dan non teknis secara menyeluruh terhadap pengalihan sebagian Area Wilayah Kerja Pertamina EP itu. Kegiatan itu juga dihadiri sejumlah pejabat ESDM, Pertamina EP dan BPMA.

Menurut Mulyawan, Menteri ESDM mendukung rencana usulan perubahan pengelolaan WK Pertamina EP yang berada di Aceh dari SKK Migas kepada BPMA.

Kata dia, ketentuan pengembalian wilayah kerja itu, memungkinkan Menteri menunjuk Badan Usaha atau Bentuk Usaha Tetap lain untuk mengusahakan bagian Wilayah Kerja yang diserahkan Kontraktor.

Pertamina Diminta Segera Alihkan Pengelolaan Blok di Tamiang ke Aceh
Pejabat Kementerian ESDM, Pertamina EP, dan BPMA saat sesi foto bersama usai FGD terkait alih kelola wilayah kerja Pertamina ke BPMA.

General Manager Pertamina Hulu Rokan Region 1 Zona 1, Ani Surakhman menyebut, pihaknya mendukung pelaksanaan alih kelola sebagian WK Pertamina EP kepada BPMA. Hal itu sesuai dengan aturan kekhususan Aceh yang tertuang dalam Undang-undang Pemerintahan Aceh.

Pengalihan sebagian Wilayah Kerja Pertamina EP kepada BPMA didasari atas beberapa ketentuan perundang-undangan serta surat Surat Gubernur Aceh tertanggal 1 November 2021, yang meminta kepada Menteri ESDM agar segera mewujudkan pengalihan pengelolaan Wilayah Kerja Pertamina EP Asset 1 yang berada di wilayah kewenangan Aceh oleh SKK Migas kepada BPMA.[]

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

MINGGU INI