20 C
Aceh

TERKINI

POPULER

© Jasa Web Design Banda Aceh : Creatv.id

Peukateun Paleh Peut Meuseuhab

Oleh: De Jong Atjeher

Celoteh kali ini biar kit bahas peukateun paleh peut meuseuhab. Kalau seseorang sudah dilakab dengan ungkapan seperti itu, maka bisa dipastikan orang tersebut berperilaku tidak baik.

Tapi kali ini bukan orang perorang yang mendapat lebel itu, melainkan sebuah lembaga yang melayani kepentingan kaum dhuafa di Kabupaten Aceh Utara, namanya Baitul Mal, lembaga mulia yang menghimpun dana dari orang mampu kemudian disalurkan kepada yang tidak mampu.

Lalu di mana perkara paleh-nya. Nah…inilah dia masalahnya, ternyata banyak dana yang tidak tersalurkan sepantasnya, pembangunan rumah untuk kaum dhuafa diduga  dikorupsi.

Dalam kasus di Aceh Utara itu, jika bener mereka melakukan tindakan keji itu. Tentu ini kejahatan yang luar biasa. Pelakunya benar benar kaplat yang tidak punya moral. Ada empat alasan bahwa perilaku mereka amat keji.

Pertama, Baital Mal itu lembaga yang bersendikan syariat Islam. Di Indonesia hanya di Aceh lembaga ini bagian dari penyelenggara pemerintah alias lembaga resmi pemerintah. Tindakan ini jelas mendegradasi nilai nilai syariat.

Kedua, uang yang diseuba itu adalah uang zakat. Bayang betapa jahatnya mereka. Agama dan negara memberi mereka kewenangan mengumpulkan zakat. Tapi tega diseleweng. Kejahatan macam apa yang lebih buruk dari perilaku ini.

Ketiga, yang dikorupsi senif fakir miskin. Jika benar mereka lakukan. Adakah yang lebih hina dari tindakan mereka. Memakan hak fakir miskin. Selaku amil sudah ada hak, lalu mereka makan lagi amanah orang lain, hak kaum lemah lagi yakni fakir miskin.

Keempat, Aceh daerah syariat Islam. Kejadian ini benar-benar mempermalukan Aceh. Konon kabarnya oknum tersebut dari kalangan kaum agamawan berbasis dayah. Lengkaplah kehinaan bagi dia dan orang yang segolongan dengannya.

Memang di Aceh, perilaku peusieng bantuan ka lazem. Mungkin juga oknum ini golongan awallu kutu bi at, ban lazem meunan mangat. Sehingga tidak ada lagi rasa. Dengan sadar menilep zakat. Hak fakir miskin lagi.

Lakon Baitul Mal Aceh Utara itu tak ubahnya lagee tayue jaga kulam bak bubrang.  Semua lini pemerintahan kita punya perilaku ini. Lalu menjalar sampai urusan zakat dikorup,  nyan bit ka hana ubat le. Tatanan moral dan akal sehat tidak bisa menerima perilaku ini. benar-benar paleh peut meuseuhab, []

Baca Juga: Peubulat Sente di Bendera Aceh

Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

MINGGU INI

© Jasa Web Design Banda Aceh : Gamiah