24 C
Aceh

TERKINI

POPULER

© Jasa Web Design Banda Aceh : Creatv.id

Reza Fahlevi Berupaya Kendalikan Inflasi Kota Sabang Pasca BBM Naik

BANDA ACEH | ACEH INFO – Kebijakan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) berdampak terhadap meningkatnya inflasi di seluruh Indonesia, tak terkecuali di Sabang. Di daerah wisata itu, perkembangan inflasi tahun 2022 bahkan terus bergerak dari Januari sebesar 1,01% (mtm) dan September 0,78% (mtm).

Arahan Presiden RI dan SE Mendagri serta arahan Gubernur Aceh menjadi pijakan bagi Pemko Sabang untuk mengendalikan inflasi di wilayah mereka. Pemko Sabang bahkan berupaya terus mengawasi dan mengambil sikap atas perkembangan inflasi tersebut.

“Mudah-mudahan terus menurun inflasinya. Semua pihak harus kompak untuk bisa mengambil peran agar daerah kita mampu dan siap untuk mengendalikan inflasi. Kita perlu mengambil langkah-langkah dalam pengendalian inflasi di Kota Sabang,” kata Pj Wali Kota Sabang, Reza Fahlevi, Senin, 17 Oktober 2022.

Ada beberapa langkah yang ditempuh dalam pengendalian inflasi tersebut. Pertama, isu ini harus menjadi agenda prioritas dan sinergi serta kolaborasi. Selanjutnya, mengaktifkan peran TPID Kota Sabang, berkoordinasi terkait pengendalian inflasi, serta melaksanakan program Gerakan Tanaman Pangan Cepat Panen.

“Kami harapkan OPD Teknis nantinya dapat mendorong dan memberikan bimbingan dan pendampingan kepada masyarakat, dalam pelaksanaan program gerakan tanam pangan cepat panen,” harap Pj Wali Kota.

Pemerintah Kota Sabang juga mengajak masyarakat untuk terus berupaya meningkatkan produksi komoditas pangan. Langkah tersebut dilakukan untuk kemandirian pangan agar dapat mengurangi ketergantungan bahan pangan dari luar Sabang, dengan memanfaatkan lahan kosong/terlantar, di bawah pendampingan dinas teknis terkait.

Menurut data yang berhasil dihimpun Tim Humas Pemko Sabang, terdapat sejumlah komoditas penyebab inflasi Kota Sabang. Antara lain cabai merah, bawang merah, telur ayam, daging ayam, beras, BBM, rokok, tarif angkutan dan lain-lain.

Namun terdapat beberapa kendala bagi kota Sabang di masa mendatang, yaitu cuaca atau kondisi perairan Sabang yang kurang bersahabat. Menurut Pj Wali Kota, kondisi tersebut dapat berpengaruh pada hasil tangkapan nelayan di Sabang.

Mengingat hal itu, Kota Sabang harus bersiap menjaga persediaan segala kebutuhan pokok yang diperkirakan dapat menyumbang inflasi selanjutnya. Namun, menurut dia, sejak awal tahun hingga Oktober 2022, Disperindagkop Sabang melalui anggaran Disperindag Aceh telah menggelar pasar murah sebanyak dua kali di kota kepulauan tersebut.

Pemko Sabang, kata Reza, juga akan terus berkoordinasi dengan pemerintah provinsi guna menggelar kembali pasar murah.[]

EDITOR: BOY NASHRUDDIN AGUS

Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

MINGGU INI

© Jasa Web Design Banda Aceh : Gamiah