25.2 C
Banda Aceh

TERKINI

POPULER

Rumah Sakit di Aceh Dilarang Kutip Biaya Pemulangan Jenazah Pada Keluarga Pasien

spot_img

BANDA ACEH | ACEH INFO – Anggota Komisi V DPR Aceh meminta pihak rumah sakit untuk membatalkan pengutipan biaya pemulangan jenazah dari pihak keluarga pasien. Pasalnya saat ini Pemerintah Aceh bersama DPR Aceh tetap akan menyediakan dana pemulangan jenazah untuk seluruh rumah sakit yang ada di provinsi tersebut.

“Alhamdulillah setelah kami, Komisi V, berkomunikasi intens dengan Kepala Dinas Kesehatan Aceh, dr Hanif, akhirnya surat dari Dinas Kesehatan Aceh yang ditujukan ke RSUZA Nomor 441.1/2763 2022 sampai tahun 2023 yang menyebutkan tidak ada dana pemulangan jenazah, telah dibatalkan,” ungkap anggota Komisi V DPR Aceh, Tarmizi SP, Selasa, 14 Desember 2022.

Menurutnya pembatalan tersebut ditandai dengan dikeluarkannya surat baru dari Dinkes Aceh tertanggal 13 Desember 2022. Surat tersebut ditujukan kepada Direktur RSUZA, Direktur RSUD Kabupaten/Kota, dan Direktur RS Swasta, RS TNI dan RS Polri.

“(Dalam surat tersebut-red) memberitahukan bahwa tahun 2023 Pemerintah Aceh tetap akan menyediakan dana pemulangan jenazah,” katanya.

Tarmizi mengatakan dengan keluarnya surat terbaru tersebut, maka Surat Edaran dari RSUZA Nomor: 910/16055/2022 yang berisi tentang pengutipan dana pemulangan jenazah kepada keluarga pasien, tidak berlaku lagi.

“Walaupun kondisi keuangan Aceh sangat sulit, tetapi Pemerintah Aceh dan DPRA akan tetap berjuang supaya dana untuk JKA dan Dana Pemulangan Jenazah harus tetap tersedia,” lanjut Tarmizi SP.

Dia merincikan setiap bulannya hampir 200-an pasien di rumah sakit umum Zainal Abidin yang meninggal dunia. Semua jenazah yang diantar oleh pihak rumah sakit ke kediaman masing-masing, menurut Tarmizi, tanpa dipungut biaya.

“Jika dipungut biaya bisa jutaan. Umumnya yang meninggal adalah orang miskin yang untuk beli makan minum selama di rumah sakit saja terasa berat, bahkan ada yang hanya makan roti. Apalagi diminta uang jutaan untuk pemulangan jenazah,” lanjut Tarmizi.

Jika apa yang disampaikan Tarmizi SP ini benar-benar diaplikasikan di lapangan, maka biaya pemulangan jenazah tentu tidak memberatkan keluarga pasien yang sedang terkena musibah. Nah, bagaimana jika di lapangan ada sopir ataupun tenaga medis yang meminta uang BBM ambulans pengantar jenazah dengan dalih lokasi rumah yang dituju berada di pelosok daerah atau luar kota tempat rumah sakit beroperasi?

Terkait hal ini, Tarmizi SP mengatakan, “jika ada yang minta uang untuk pemulangan jenazah, laporkan kepada kami.”[]

spot_img

Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

MINGGU INI