27.4 C
Banda Aceh
spot_img

TERKINI

POPULER

Sampah Roket China Kembali Jatuh di Indonesia

JAKARTA|ACEHINFO-Sampah antariksa milik China kembali jatuh di wilayah kedaulatan Indonesia. Kali ini puing roket milik negara tirai bambu itu jatuh di Kecamatan Sanggau, Kalimantan Barat kemarin.

Warga Desa Pengadang, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat merasakan rumahnya ikut bergetar saat serpihan roket milik China CZ-5B diduga jatuh di lahan perkebunan sekitar.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sanggau, Siron pun menuturkan, warga Desa Pengadang sempat merasakan getaran pada kaca jendela dan rumahnya. Hal itu dirasakan warga saat tengah malam.

Pada saat bersamaan, warga juga mendengar suara dentuman keras dari langit. “Warga mengira itu dentuman petir, tapi juga merasa aneh karena tidak ada tanda-tanda cuaca buruk,” ujarnya.

Seorang warga bernama Yulius Talib (68) dan kawannya menemukan serpihan roket itu di kebun sawit miliknya.

Serpihan kecil itu tampak berlatar hitam dan menunjukkan angka 31. Yulius pun bergegas menghubungi pihak berwenang setempat untuk menangani temuan itu.

“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Lokasi jatuhnya hanya di kebun sawit. Warga kaget saja, tak pernah melihat benda-benda seperti itu,” sebutnya.

Menurut Siron, saat ini pihak Polres Sanggau sedang melakukan pendalaman terhadap peristiwa tersebut.

“Kami dapat informasi hari Minggu, 31 Juli. Lokasi kejadian sudah digaris polisi. Memang ada serpihan dan diduga roket dari Tiongkok,” tegasnya.

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengonfirmasi bahwa puing angkasa yang jatuh di Sanggau, Kalimantan Barat itu, berasal dari roket Long March 5B milik China.

“Kantor BRIN/LAPAN di Pontianak sudah menerima konfirmasi dari Polda Kalbar terkait puing roket yang jatuh,” ungkap Peneliti bidang astronomi/astrofisika Pusat Riset Antariksa BRIN Rhorom Priyatikanto, seperti dilansir CNN Indonesia, Senin (1/8).

Menurutnya, BRIN sudah memantau perkembangan jatuhnya bekas roket tersebut sejak Sabtu (30/7). “Akhirnya jatuh juga,” ucap dia.

Rhorom Priyatikanto menyebut, bongkahan terbesar diperkirakan jatuh di selatan Filipina.

Sebelumnya, Komando Ruang Angkasa AS dan BRIN mengonfirmasi bahwa puing-puing roket Long March 5B jatuh ke Bumi melewati Samudera Hindia, terpantau di Sumatera bagian selatan, terutama Lampung, hingga Kalimantan Barat dan Sarawak, Malaysia, sebelum jatuh ke Laut Sulu, Filipina.[]

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

MINGGU INI