26.1 C
Banda Aceh
spot_img

TERKINI

POPULER

Sempat Dikabarkan Hilang, Seorang Kakek Ditemukan Tewas di Samping Rumah

BANDA ACEH | ACEH INFO – Sempat dilaporkan hilang oleh pihak keluarga, Friska Simajuntak (54), malah ditemukan telah meninggal dunia di samping rumahnya pada Kamis, 21 Juli 2021, siang.

“Hari ini korban ditemukan telah meninggal dunia,” kata Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Darul Imarah, Inspektur Polisi Dua (Ipda) Jumadil Firdaus, pada Kamis, 21 Juli 2022.

Korban yang merupakan warga Gampong Garot, Kecamatan Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar, dikatakan Jumadil, pertama kali ditemukan oleh Herwin Saputra, warga Lamteumen, Kecamatan Jaya Baru, Kota Banda Aceh.

Kala itu, saksi sedang membersihkan pekarangan rumah Nurmala, yang tak lain adalah tetangga korban. Temuan itu lalu diteruskan ke keluarga korban. Sebab selama ini, Friska Simajuntak dikabarkan meninggalkan rumah hampir sepekan.

“Saat ditemukan, kondisi korban dalam keadaan telungkup di sela dinding rumah. Kemudian, ia pun melaporkan kepada Nurmala,” ujarnya.

Wargapun kemudian melaporkan ke Kepolisian Sektor (Polsek) Darul Imarah mengenai penemuan tubuh Friska Simajuntak. Usai dilakukan pengecekan kondisi kesehatan oleh pihak puskesmas, korban dinyatakan telah meninggal dunia.

“Korban telah meninggal beberapa jam lalu sebelum ditemukan,” kata Jumadil.

Sebelumnya, Friska Simajuntak dikatakan Jumadil, sempat dikabarkan pergi meninggalkan rumah sejak Sabtu, 16 Juli 2022.

Padahal, kondisi kesehatan Friska saat itu kurang stabil karena baru dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Meuraxa, Kota Banda Aceh.

Tak hanya itu, kesehatan yang tidak stabil tersebut juga mempengaruhi kondisi psikologi korban. Friska Simajuntak diakui dalam keadaan depresi.

Pasca korban dilaporkan hilang, pihak keluarga berusaha mencari dengan menyebarkan informasi ke berbagai media sosial, termasuk grup WhatsApp.

“Mengutip keterangan dari salah satu keluarga korban Hotli Simajuntak, korban diduga meninggal dunia akibat penyakit ginjal dan paru-paru serta depresi yang dialaminya,” jelas Jumadil.

Atas kejadian tersebut, lanjut Jumadil, pihak keluarga sudah menerima musibah itu dengan ikhlas, sehingga menolak saat korban akan divisum dan diautopsi dengan diperkuat surat pernyataan dari pihak keluarga korban.[]

PEWARTA: MUHAMMAD

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

MINGGU INI