27.4 C
Banda Aceh
spot_img

TERKINI

POPULER

Soal Bansos Jokowi Dikubur, Kemensos Harus Terbuka

JAKARTA| ACEHINFO-Kementerian Sosial (Kemensos) diminta menjelaskan secara rinci terkait kasus temuan beras yang diduga bantuan sosial yang membusuk ditimbun di tanah lapang di wilayah Depok, Jawa Barat. Hal itu dilakukan  untuk mencegah munculnya spekulasi publik.

“Supaya tidak menimbulkan spekulasi yang bermacam-macam, sebaiknya segera ungkap ke Publik,” kata Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Ace Hasan Syadzily di Jakarta, Senin 1 Agustus 2022. Secara kebijakan, lanjut dia, Kementerian Sosial harus segera menjelaskan soal ini. Sementara pihak penegak hukum juga segera menyelediki fakta-fakta dari timbunan itu.

Ace juga meminta Kemensos menginvestigasi secara internal terkait kasus temuan beras yang diduga bantuan sosial itu untuk mengetahui kejadian sebenarnya, karena sepengetahuannya, bantuan sosial Presiden pun juga tetap di bawah koordinasi Kementerian Sosial RI

Kasus ini, kata dia, harus dibuka dan kemudian melakukan investigasi forensik atas barang-barang yang ditimbun. Menurut dia, investigasi forensik tersebut untuk mengetahui secara pasti beras bansos tersebut milik instansi mana dan siapa yang bertanggung jawab mendistribusikannya.

“Saya kira sangat mencurigakan dengan adanya timbunan bantuan sosial tersebut dalam jumlah yang sangat besar. Apalagi timbunan bantuan Sosial itu berupa beras dan kebutuhan pokok lainnya yang sangat dibutuhkan warga yang terdampak COVID-19,” katanya.

Menurut Ace, kalau ada pihak yang menyatakan bahwa bantuan sosial itu telah kadaluwarsa, itu juga perlu dipertanyakan, berarti bantuan tersebut tidak dapat didistribusikan kepada warga yang berhak untuk menerimanya. Dia juga mendesak kepada pihak penegak hukum untuk menelusuri siapa pelaku yang menimbun bantuan sosial itu dan mengungkap apa motif di balik penimbunan beras tersebut.

Sebelumnya, Menteri Sosial Tri Rismaharini memastikan bahwa bantuan sosial (bansos) yang terkubur dan ditemukan di kawasan Kampung Serab, Sukmajaya, Depok, Jawa Barat, tidak dilakukan dari masa dia menjabat.[]

 

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

MINGGU INI