29.6 C
Banda Aceh
spot_img

TERKINI

POPULER

Sukseskan Safari Ramadan, Disdik Dayah Gencarkan Gerakan BEREH di Masjid Aceh Besar

JANTHO | ACEH INFO – Dinas Pendidikan Dayah Aceh bersama sejumlah unsur lainnya, Minggu, 17 April 2022, menggelar gotong royong pembersihan dan menghijaukan lingkungan Masjid Al Ikhlas Gampong Lubok Sukon Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar.

Aksi gotong royong tersebut merupakan bagian dari program Safari Ramadhan 1443 H yang dilakukan Pemerintah Aceh. Sasarannya adalah masjid-masjid yang tersebar di 23 Kabupaten/Kota se-Aceh dengan mengusung tema Gerakan Masjid BEREH (Bersih Rapi Estetis dan Hijau).

Kepala Bidang Pemberdayaan Santri, Irwan Jamaluddin yang sekaligus sebagai ketua panitia mengatakan, gotong royong dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh Zahrol Fajri.

Gotong royong ini melibatkan berbagai elemen penting yang bertanggung jawab di wilayah masjid. Dalam acara gotong royong dan dilanjutkan buka puasa bersama ini turut hadir Sekda Aceh Taqwallah, Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh Zahrol Fajri, jajaran Dinas Pendidikan Dayah Aceh serta tokoh masyarakat setempat

“Ini sekaligus menyahuti ajakan Sekda Aceh yang terus menggencarkan aksi BEREH di bulan suci ramadan,” kata Irwan Jamaluddin.

Hal senada disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh Zahrol Fajri. Mantan Karo Isra ini mengatakan, safari ramadan lebih sering diartikan sebagai ajang silaturrahim antara sesama muslim di bulan ramadan.

“Dimana Tradisi silaturrahim ini sangat dianjurkan sebab mempunyai nilai yang sangat konstruktif, baik bagi kehidupan individu maupun sosial. Seperti yang dianjurkan oleh Rasulullah, silaturrahim mempunyai banyak manfaat,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh Zahrol Fajri.

Zahrol menjelaskan, ajang silaturahmi sangat banyak dirasakan manfaatnya. Diantaranya memperpanjang usia dan memperbanyak rezeki bagi yang melakukannya.

“Seperti hadis Rasulullah SAW, barang siapa yang ingin dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah ia menyambung silaturrahim,” kata Zahrol mengutip Hadist Riwayat Bukhari.

Menurutnya, di dalam bulan Ramadan ini ummat Muslim tak hanya diwajibkan untuk berpuasa saja. Namun, muslim juga dianjurkan untuk memperbanyak ibadah-ibadah lain, seperti salat tarawih, membaca Alquran, sedekah, infaq serta amalan-amalan lainnya.

Anjuran tersebut dikarenakan Ramadan merupakan bulan yang penuh dengan rahmat dan ampunan dari Allah SWT serta menjadi ajang transformasi kesadaran (ruhaniyah) agar lebih peka dan peduli pada sesama. Karena itu, kata dia, bulan Ramadan dapat menjadi ajang perbaikan bagi semua pihak sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing.

Namun di lain sisi, tambahnya, kebersihan masjid atau meunasah sering terlupakan. Padahal itu penting untuk kenyamanan warga dalam melaksanakan ibadah. Seringkali pada masjid-masjid atau meunasah tertentu, kondisi toilet justru kotor dan berbau, lantai tidak bersih, mukena dan sarung yang disediakan pada rak kusut, jamaah yang sepi dan lain sebagainya.

Padahal, menrutunya, dalam ajaran Islam sangat memperhatikan kebersihan dan keindahan.

Atas hal itulah, Pemerintah Aceh terus berupaya memberikan perhatian penuh dengan menggaungkan Gerakan bersih, rapi, estetis dan hijau yang disingkat dengan gerakan BEREH untuk menjawab harapan keluhan dari masyarakat. Gerakan ini digalakkan bukan hanya di kantor-kantor, rumah sakit, dan sekolah-sekolah saja, tetapi juga penting diterapkan di lingkungan masjid atau meunasah.

“Kenapa demikian? Karena kebersihan dan keindahan masjid atau tempat ibadah sangat berpengaruh terhadap kenyamanan kita dalam beribadah serta dapat meningkatkan kualitas dan kekhusyukan ibadah kita selama bulan Ramadan ini, maupun di bulan-bulan lainnya,” tambahnya.

Zahrol menambahkan, di masa pandemi seperti ini, kebersihan menjadi salah satu yang harus dijaga, tidak terkecuali kebersihan tempat umum yang sering dikunjungi seperti masjid atau meunasah. Dengan menjaga kebersihan tempat umum, diharapkan dapat meminimalisir tersebarnya virus Covid-19 dari satu orang ke orang lain, serta mendatangkan kenyamanan tersendiri dan kekhusyukan saat beribadah.

“Maka atas pertimbangan tersebut perlunya dilaksanakan kegiatan Safari Ramadan Santri Saweu Gampong dalam Rangka Sosialisasi dan Aksi BEREH. Sasarannya adalah tempat ibadah untuk memberikan informasi serta pemahaman kepada masyarakat tentang program pemerintah tersebut,” pungkasnya.[]

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

MINGGU INI