27.9 C
Banda Aceh
spot_img

TERKINI

POPULER

© Jasa Web Design Banda Aceh : Creatv.id

Tahun Ini Banda Aceh Sembelih 1.853 Ekor Hewan Kurban

spot_img

BANDA ACEH | ACEH INFO – Kepala Bagian Keistimewaan dan Kesejahteraan Setdako Banda Aceh, Fahrul Razi menyampaikan, tercatat 1.853 ekor hewan kurban disembelih pada Idul Adha atau Hari Raya Kurban 1443 Hijriah tahun ini.

Data kurban milik warga sekaligus Pemerintah Kota Banda Aceh tersebut merupakan rekapitulasi laporan petugas dari sembilan kecamatan dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) seluruh kota.

“Terdiri dari 1.410 ekor lembu atau sapi dan 443 ekor kambing,” kata Fahrul, dalam keterangan tertulis yang diterima, Senin, 11 Juli 2022.

Ia merincikan, dari 1.853 ekor hewan kurban, dari OPD berjumlah 157 ekor sapi dan 78 ekor kambing. Sementara, kurban di gampong dilaporkan mencapai 1.253 ekor sapi dan 365 ekor kambing.

Fahrul juga mengatakan, OPD yang paling banyak menyembelih hewan kurban adalah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, yakni sebanyak 183 ekor, terdiri dari 113 ekor sapi dan 70 ekor kambing.

“Untuk tingkat kecamatan adalah Kuta Alam. Totalnya 278 ekor, baik sapi maupun kambing,” imbuhnya.

Daging kurban dari para pegawai pemerintah kota, dikatakannya, selain disalurkan bagi panti asuhan dan disabilitas, juga distribusikan ke gampong-gampong yang minim hewan kurban dan ke dayah-dayah.

Sehubungan dengan itu, dalam proses pelaksanaan ibadah kurban tahun ini, Fahrul menyampaikan, pihaknya telah meminta kepada panitia penyelenggara agar tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

“Terutama untuk memastikan peredaran daging kurban bebas infeksi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang saat ini banyak menyerang hewan ternak,” ucapnya.

Menjelang Hari Raya Idul Adha 1443 Hijriah, pihaknya bahkan telah menginstruksikan dinas terkait dan mengimbau seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kesehatan dan kelayakan hewan kurban.

Bagi masyarakat yang melakukan penyembelihan hewan kurban, diminta melakukannya di tempat telah disediakan oleh panitia kurban di tingkat desa atau dapat juga dilakukan di rumah pemotongan hewan.

“Karena dinilai aman dan juga mengacu pada standar keamanan dan kelayakan yang ada,” jelasnya.

Dia berharap, semua yang melaksanakan kurban di wilayah Kota Banda Aceh supaya memperhatikan protokol kesehatan, serta memeriksakan terlebih dahulu hewan ke petugas.

“Dengan harapan, kegiatan kurban tetap dilaksanakan sebagaimana biasanya karena ini merupakan ibadah bagi umat Islam,” tutupnya.[]

PEWARTA: MUHAMMAD

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

MINGGU INI

© Jasa Web Design Banda Aceh : Gamiah