27.9 C
Banda Aceh
spot_img

TERKINI

POPULER

© Jasa Web Design Banda Aceh : Creatv.id

Warga Lima Desa Tuntut Ganti Rugi Lahan Dampak Pembangunan PLTA Peusangan

spot_img

TAKENGON | ACEH INFO – Puluhan masyarakat dari Kecamatan Silih Nara mendatangi Kantor PT PLN UPP Sumbagut 2 untuk mempertanyakan biaya ganti rugi lahan dampak pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Peusangan di Desa Wih Pesan. Kedatangan warga turut didampingi Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Selasa, 13 September 2022.

Warga bersama mahasiswa melakukan orasi di PT PLN UPP Sumbagut 2. Dalam orasinya, mereka menyebutkan terdapat sebagian lahan di Desa Sanehen, Wihsagi Inda, Wihbakong, Wih Pesan dan Desa Lenga yang belum tuntas dibayar.

“Hari ini kami datang kemari sebagai perpanjangan lidah dan juga sebagai penyampai aspirasi masyarakat yang sudah bertahun-tahun tak kunjung selesai,” ujar Ketua GMNI Aceh Tengah Saparuda.

Setelah satu jam berorasi, akhirnya pihak PT PLN UPP Sumbagut 2 mengajak massa untuk berdiskusi terkait pembebasan lahan.

Manager UPP Sumbagut 2, Andi Fallahi menyampaikan terima kasih kepada perwakilan masyarakat dan mahasiswa yang menyambut baik permintaannya untuk berdiskusi di kantor PT PLN

Ia juga menyampaikan bahwa PT PLN saat ini masih menunggu Badan Pertanahan Nasional (BPN) Aceh Tengah untuk pengukran ulang lahan yang akan digarap. “Mereka akan mematok lahan yang dibebaskan berdasarkan dokumen PLN,” kata Andi Fallahi.

Menurut Andi Fallahi jika saat pengukuran nanti ada lahan warga yang terkena dampak pembangunan, tetapi belum dibayar, maka PLN akan melaksanakan pembayaran. Hal tersebut menurutnya perlu dilakukan agar kasus klaim ganti rugi lahan tidak berulang setiap tahunnya.[]

PEWARTA: FAUZI

EDITOR: BOY NASHRUDDIN AGUS

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

MINGGU INI

© Jasa Web Design Banda Aceh : Gamiah