24 C
Aceh

TERKINI

POPULER

© Jasa Web Design Banda Aceh : Creatv.id

Zulfahriza Sampaikan Etika Kedokteran pada Seminar Series of Emergency Cases Management in Hospital

LANGSA | ACEH INFO – Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Langsa menggelar seminar Seires of Emergency Cases Management in Hospital/General Practice, Sabtu, 19 November 2022, di Aula Cakra Donya setempat.

Seminar yang berlangsung sehari itu menghadirkan narasumber yakni dr Safni Marlina M.Ked (Kardio), Sp.JP-FIHA, dr Masyitah Hamidah Sp.OG, dr Reny Suryanti Sp.A dan Zulfahriza SH Advokat Peradi Jakarta.

Zulfahriza dalam materinya menyampaikan tentang Etika Profesi Kedokteran Lex Samper Dabit Remedium.

Farid sapaan akrab Zulfahriza, menjelaskan, bahwa berdasarkan UU Nomor: 5 Tahun 2014 tentang ASN Kode etik profesi adalah serangkaian norma-norma yang memuat hak dan kewajiban yang bersumber pada nilai-nilai etik yang dijadikan sebagai pedoman berfikir, bersikap, dan bertindak dalam aktivitas sehari-hari yang menuntut tanggungjawab suatu profesi.

Suatu pekerjaan kedokteran yang dilaksanakan berdasarkan suatu keilmuan, kompetensi yang diperoleh melalui pendidikan berjenjang dan kode etik yang bersifat melayani masyarakat.

Dimana, pada Pasal 1 Butir 11 UU No 29 Tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran. Hakikat profesi kedokteran adalah bisikan nurani dan panggilan jiwa untuk mengabdikan diri pada manusia berlandaskan moralitas yang kental, prinsip kejujuran, keadilan, empati, keikhlasan dan kepedulian sesama manusia seorang dokter harus memiliki IQ, EQ dan SQ yang tinggi dan seimbang

Pelanggaran etik murni yakni menarik imbalan jasa tidak wajar, mengambil alih pasien tanpa persetujuan sejawat, memuji diri sendiri pelayanan diskriminatif kolusi dengan perusahaan farmasi, tidak mengikuti pendidikan berkesinambungan mengabaikan kesehatan sendiri.

Sedangkan, pelanggaran etikolegal yakni pelayanan kedokteran di bawah standar menerbitkan, keterangan palsu melakukan tindakan medik yang bertentangan dengan hukum melakukan tindakan medik tanpa indikasi pelecehan seksual membocorkan rahasia pasien.

Lanjutnya, untuk penyimpangan/pelanggaran etik kedokteran yang sering terjadi adalah indikasi medik tidak jelas, tindakan medik yang menyimpang dari pedoman baku pelayanan medik, pasien tidak diberitahu mengenai tindakan yang akan dilakukan dan persetujuan tindakan medik tidak dibuat.[]

Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

MINGGU INI

© Jasa Web Design Banda Aceh : Gamiah