27.2 C
Banda Aceh
spot_img

TERKINI

Market Share Perbankan Syariah Tumbuh Konsisten

JAKARTA | ACEH INFO — Perbankan syariah mengalami pertumbuhan yang konsisten sehingga tren market share terhadap total industri perbankan nasional terus meningkat di atas kisaran 7%. Meski demikian minat nasabah terhadap pembiayaan produktif perbankan syariah masih perlu ditingkatkan.

Hal itu disampaikan Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Pelindungan Konsumen Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Friderica Widyasari Dewi pada kegiatan Bulan Pembiayaan Syariah di Jakarta, Senin, 2 Oktober 2023.

Menurut Friderika, momentum penguatan literasi dan inklusi keuangan syariah harus menjadi agenda bersama seluruh pihak dengan mengedepankan prinsip kolaborasi. Hal itu menjadi kunci pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia dan juga di kancah global.

“Beberapa program strategis yang dilakukan OJK diantaranya penguatan infrastruktur literasi dan inklusi keuangan syariah, akselerasi dan kolaborasi program edukasi keuangan syariah, aliansi strategis literasi keuangan syariah dengan kementerian dan lembaga, serta membangun aliansi strategis literasi keuangan syariah dengan kementerian dan lembaga negara,” jelasnya.

Baca Juga: OJK Perintahkan Bank Blokir Rekening Terlibat Judi Online

Selain itu kata Friderika, bulan pembiayaan syariah ini merupakan forum sinergi dan kolaborasi memperkuat pembiayaan syariah pada sisi supply dan demand khususnya pada sektor ekonomi yang dapat mendorong daya ungkit perekonomian. Pada tahun ini rangkaian kegiatan Bulan Pembiayaan Syariah disinergikan dengan agenda Bulan Inklusi Keuangan (BIK) OJK.

“Sinergi tersebut diwujudkan antara lain dalam bentuk kampanye bersama oleh lembaga keuangan syariah dalam rangkaian BPS yang diselaraskan dengan kampanye BIK yang dikoordinasikan oleh OJK. Hal ini diharapkan dapat mendorong pencapaian target peningkatan literasi dan inklusi keuangan syariah nasional,” harapnya.

Pada acara yang sama, Deputi Gubernur Bank Indonesia, Juda Agung menekankan bahwa peran pembiayaan syariah semakin penting untuk mendukung pertumbuhan dan stabilitas ekonomi di tengah ketidakpastian global yang meningkat.

Juda menjelaskan tiga fokus penguatan yang perlu dikembangkan guna meningkatkan pangsa keuangan syariah. Mulai dari inovasi kebijakan dan instrumen pendanaan serta pembiayaan syariah, kemudian digitalisasi dan  sinergi pengembangan ekonomi syariah bersama otoritas, KNEKS, dan lintas stakeholder diantaranya melalui program Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS).[]

spot_img

Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

INDEKS