27.5 C
Banda Aceh
spot_img

TERKINI

Asing Soroti Langkah Jokowi Setop Ekspor Minyak Sawit

JAKARTA|ACEHINFO-Negara-negara yang menjadi pengimpor minyak sawit dari Indonesia resah, setelah presiden Joko Widodo mengumkan menghentikan ekspor mulai kamis depan. Kebijakan itu dinilai dapat semakin mendorong naiknya harga pangan dunia.

“Indonesia, produsen minyak sawit utama dunia, mengumumkan rencana untuk melarang ekspor minyak nabati yang paling banyak digunakan, dalam sebuah langkah mengejutkan yang selanjutnya dapat mengobarkan lonjakan inflasi pangan global,” tulis kantor berita Inggris Reuters, dikutip Senin (25/4).

Indonesia adalah produsen minyak kelapa sawit nomor satu di dunia. Sepanjang 2022, Indonesia telah mengekspor 33,674 juta ton CPO dan produk turunannya.

Media ekonomi India Times, Economic Times, menyebut larangan ekspor CPO Indonesia dapat menjadi ancaman bagi negaranya. Sebab Indonesia menyuplai sekitar 50% dari kebutuhan CPO Negeri itu.

Tak hanya di India, negara sekitarnya seperti Bangladesh dan Pakistan, juga bergantung kepada Indonesia. Keduanya mengimpor 80% kebutuhan minyak kelapa sawitnya dari Indonesia.

Economic Times juga menyebut beberapa importir dari India, Bangladesh dan Pakistan kini sedang berupaya meningkatkan pembelian minyak kelapa sawit dari Malaysia, imbas ditutupnya keran impor di Indonesia. Namun upaya itu dinilai tidak akan mencukupi atau mengantikan posisi pasokan minyak kelapa sawit dari Indonesia.

Sementara Channel News Asia lebih tertarik mengulas nasib para petani sawit yang mendukung larangan ekspor ini. Dalam laporannya itu, media berbasis di Singapura itu menyebut, petani sawit Indonesia memaknai ini sebagai langkah sementara, untuk mengendalikan harga di dalam negeri.

“Petani Indonesia dukung larangan ekspor kelapa sawit,” sebut media itu.[]

spot_img

Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

INDEKS