28.1 C
Banda Aceh
spot_img

TERKINI

Atlet Dancesport Aceh Ikut Ajang BRICS Games di Rusia

BANDA ACEH | ACEH INFO – Atlet Dancesport asal Aceh mengikuti ajang BRICS Games di Moscow, Rusia pada 22-23 Juni 2024. Dan, akan berangkat pada 19 hingga 26 Juni.

Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Aceh yang diwakili oleh Wakil Ketua KONI sekaligus Ketua Pelatda PON Aceh, Bakhtiar Hasan, saat pelepasan, Sabtu 8 Juni 2024, mengatakan
Pelatda yang sudah berlangsung selama lima bulan harus mencapai target medali emas di PON Aceh-Sumut mendatang.

“Kita sudah melakukan pelatda start sejak 15 Januari hingga hari ini sudah berlangsung 5 bulan. Saya melihat untuk mencapai target mendapatkan 2 medali emas tergambar melalui dancesport Aceh,” sebut Bakhtiar.

Bakhtiar juga menambahkan bahwa hasil kerjasama antara Pemerintah Rusia, Pemerintah Aceh dan Wali Nanggroe Aceh, Aceh akan mengirimkan 6 cabang olahraga untuk mengikuti ajang olahraga di Rusia.

Ia menyebut akan melibatkan olahraga Dancesport jika berhasil dalam ajang BRICS Games mendatang.

BIRCS Games merupakan ajang multi-olahraga tahunan yang diselenggarakan oleh negara-negara BRICS. Tahun ini Rusi dipercaya menjadi tuan rumah dalam ajang olahraga internasional tersebut.

Kementrian olahraga Rusia bekerjasama dengan Divisi Breaking Dancesport Rusia menyeleanggarakan Kejuaraan International Breaking, dengan mengundang peserta dari berbagai negara.

Peserta setiap negara sejumlah 8 orang. Dari Aceh yang akan berangkat adalah Nainunis sebagai pelatih dan Suryadi sebagai atlet. Nomor yang di pertandingkan adalah 1 vs 1 Breaking Girl, 1 vs 1 Breaking Boy dan 4 vs 4 Crew Battle.

Ketua IODI Aceh, Khairul Riza berharap kepada Pemerintah Aceh agar menyediakan ruang publik untuk kreatifitas Dancesport di Aceh

“Kita terus memacu diri, mendorong terus melahirkan talenta muda dari ujung Sumatera (Aceh) dikancah Internasional. Mohon dukungan untuk kami dari KONI dan Disbudpar agar anak muda mendapat ruang di publik untuk mengasah kreatifitasnya,” ucap Khairul.

Sekretaris Umum IODI Aceh, Nainunis menyebut kegiatan evaluasi latihan atlet dilakukan 3 bulan sekali untuk persiapan menuju PON 2024.

Sementara, pqda Kejuaraan Internasional di Moscow, Rusia. tim Indonesia memberangkatkan 8 orang, termasuk dari Aceh 2, yaitu Nainunis (Pelatih IODI Aceh) dan Suryadi (Atlet IODI Aceh). Keberangkatan ini dibiayai penuh oleh Kementrian Olahraga Rusia.

Pada kesempatan itu, Kadisbudpar Aceh, Almuniza Kamal menyebut bahwa kehadiran Dancesport di Aceh menunjukkan nilai-nilai keterbukaan masyarakat Aceh terhadap seni dan olahraga.

“Tidak semua orang bisa tampil di ajang internasional. Kesempatan ini merupakan diplomasi tentang Aceh melalui seni dancesport. Tunjukkanlah bahwa negeri kita ini negeri syariah dengan memegang teguh etika, berdiplomasi dengan santun ketika sampai di kancah internasional nanti,” pesan Almuniza

Pemerintah Aceh sangat terbuka jika ruang publik yang dikelola oleh disbudpar untuk digunakan oleh Dancesport. Ia mengajak seluruh elemen seni dan olahraga untuk berkolaborasi membangun Aceh melalui bidang masing masing.

Kegiatan pelepasan yang berlangsung di Caffe Hanasobi, Banda Aceh Sekretaris Umum Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI), Marliah Usman serta tokoh olahraga dan seniman lainnya.

Kegiatan pelepasan sekaligus Evaluasi Latihan Atlet PON 2024 itu menampilkan Tradisional dance dan hiphop dance yang disuguhkan oleh atlet Dancesport yang tergabung dalam IODI Aceh.[]

Kontributor: Rendi Febriansyah

Editor: Izal Syafrizal

spot_img

Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

INDEKS