27.1 C
Banda Aceh
spot_img

TERKINI

Diduga BLT DD Disalurkan Kepada Para Timses dan Keluarga Aparat Desa

IDI RAYEUK I ACEH INFO – BLT (Bantuan Langsung Tunai) Dana Desa (DD), merupakan salah satu program sosial untuk pemulihan ekonomi masyarakat yang terdampak akibat pandemi Covid-19.

Pandemi telah banyak menimbulkan dampak dibeberapa aspek seperti aspek sosial, ekonomi, dan keuangan serta aspek kesehatan masyarakat.

Akan tetapi, pelaksanaan distribusi di lapangan di beberapa desa masih terindikasi tidak tepat sasaran.

Salah satunya adalah di Desa Gampong Keude Kecamatan Darul Aman Idi Cut Kabupaten Aceh Timur.

Salah seorang warga, AS (35), menyebutkan, diduga telah terjadi penyelewengan di desa tersebut, pasalnya menurut AS penerima BLT bukan dari hasil musyawarah desa tapi kepala desa sendiri yang menentukan penerima BLT DD dan ini menimbulkan dampak yang terindikasi tidak adil dan tidak tepat sasaran.

“Seharusnya musyawarah desa dilakukan sebelum penentuan penerima BLT. Ini malah musdes tidak pernah dilakukan” ujar AS, kepada wartawan, Jum’at 6 Mei 2022.

Dia menambahkan, bahkan penerima BLT Dana Desa diberikan kepada para tim suksesnya, keluarga aparat desa dan orang yang mampu misalkan ada yang punya mobil, dan dia juga mengirimkan beberapa foto rumah yang menerima BLT tahun 2022 di desa Gampong Keude Kecamatan Darul Aman yang diduga penerimanya tidak tepat sasaran.

“Saya berharap kepada pihak terkait baik dari kecamatan atau kabupaten untuk mendata ulang KPM di desa kami, karena banyak sekali orang yang seharusnya berhak untuk mendapatkan malah tidak dapat,” harapnya.

Menurut keterangan Tuha Peut, T Mukhtar kepada awak media mengatakan, musyawarah perangkat desa ada dilakukan di meunasah.

Penentuan pengurangan BLT DD dari 125 penerima manfaat ke 98 penerima manfaat tapi disaat pengurangan tahap kedua pengurangan dari 98 penerima manfaat ke 78 penerima manfaat beliau tidak dihadirkan dalam rapat namun diberitahu setelah rapat.

T Muktar pernah menanyakan kepada kepala desa kenapa tidak dibuat Musdes, dan  jawaban Kades adalah karena ditakutkan menimbulkan kegaduhan.

Sementara itu, saat awak media menghubungi Kades melalui chat WA beliau mengatakan, mengenai BLT, menurutnya sudah tepat sasaran.

“Dikarenakan kepala dusun yang mendata dan dimusdesuskan, kalaupun ada anggapan kurang tepat kepala dusun yang lebih tau, karena didata oleh masing-masing dusun, ” terang Kepala Desa Gampong Keude Darul Aman Idi Cut.

Pewarta : Zakaria 

 

spot_img
Kontributor :Zakaria

Terkait

1 KOMENTAR

  1. Ass..
    Kami warga. Negara indonesia asli,dan kartu penduduk negara republik indonesia,,,,
    Keluarga saya tdk dapat bantuan ,bansos….
    Kami manusia juga pak,
    Kedua org tua saya ,bukan pegawai ,,sedangkan saya penganguran ,,,
    Tpi knapa kami tdk mendapatkan bantuan bansos,BLT,,,
    Apa keluarga saya bukan makhluk hidup ,apa keluarga saya tdk tau apa itu uang,atau keluarga saya pengusaha,atau keluarga saya pegawai,dll…
    Saya dan keluarga saya rakyat indonesia dan sensus penduduk indonesia ,,,,
    Atau yg di kasih uang blt hanya buat org yg kenak penyakit covid positif,,,,
    Covid tdk memandang siapa pun,
    Keluarga sya bukan benda mati pak,juga seperti anda membutukan kebutuhan hidup ,,,
    Anda beli bbm 1300
    Saya juga beli 1300,dll….

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

INDEKS