27.4 C
Banda Aceh
spot_img

TERKINI

Jokowi Lantik Ketua Otorita, IKN Ibu Kota Konglomerat?

JAKARTA| ACEH INFO-Presiden Joko Widodo resmi melantik Bambang Susantono dan Dhony Rahajoe sebagai Kepala dan wakil kepala Otorita Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, di Istana Negara, Kamis (10/3).

Sebelum dipinang Jokowi untuk menjadi Kepala Otorita IKN, Bambang adalah Wakil Presiden Bidang Manajemen dan Pembangunan Berkelanjutan, di Asian Development Bank (ADB). Bambang mengawali karir di Departemen Pekerjaan umum, yang belakangan dikenal sebagai pakar perencanaan infrastruktur dan transportasi.

Setelah kuliah di master di Universitas California, karirnya semakin moncer. Dia pernah menjabat sebagai Wakil Menteri Perhubungan pada 2009-2014 di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Sebelumnya, dia juga pernah menjabat sebagai Deputi Menteri Koordinator Perekonomian Bidang Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah.

Sementara wakilnya Dhony Rahajoe, merupakan salah satu petinggi perusahaan raksasa kepala sawit, Sinar Mas. Dia tercatat sebagai Managing Director President Office Sinar Mas Land, dan duduk di jabatan lainnya seperti Ketua Harian Yayasan Muslin Sinar Mas, dan Anggota Badan Pembina Yayasan Institut Teknologi Sains Bandung (ITSB).

Sinar Mas memang sangat berminat berinvestasi di IKN, yang terletak di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Wakil Ketua Umum DPP Real Estate Indonesia (REI), Hari Ganie, Sinar Mas menjadi salah satu pengembang yang paling ingin terlibat di IKN.

“Yang sudah pasti (minat) pengembang besar, kita sudah ajak bicara beberapa pengembang besar seperti Sinar Mas, Ciputra, Summarecon, Lippo, Intiland, dan Metropolitan,” katanya seperti dikutip CNBC Indonesia, 25 November 2021 lalu.

Pengamat politik, Rocky Gerung mengkritisi orang yang ditunjuk Jokowi untuk mengurus Ibu kota baru. “Soal ibu kota ya orang anggap itu bukan ibu kota, tapi itu adalah ibu kota konglomerasi, ibu kota oligarki itu,” kata Rocky Gerung di kanal YouTube-nya.

Menurut Rocky seharusnya Ibu kota baru diurus oleh birokrat.”Kan tetap orang ingin lihat bahwa ibu kota itu diasuh oleh birokrat, bukan tokoh politik dan bukan oleh tokoh korporasi,” ujarnya.

Rocky curiga ada misi lain Jokowi dan pemerintahannya di Ibu kota negara baru. “Jadi di situ, kalau ada satu orang tokoh korporasi, walaupun dia wakil, itu artinya kemampuan Jokowi untuk menyembunyikan kepentingannya terbaca melalui penempatan wakil otorita yang adalah petinggi Sinar Mas Group,” sebutnya.

Usai dilantik Jokowi, Kamis sore, Bambang bilang Jokowi berpesan padanya untuk menjadikan IKN sebagai kota yang merefleksikan kota Indonesia di masa depan.

“Di mana tentu saja semua tantangan, refleksi ke masa depan kita, akan terangkum dalam kota ini. Tapi tetap sekal lagi, ini kota yang harus humanis, harus mengedepankan interaksi, kerekatan sosial, dan kohesivitas antar warganya,” kata Bambang. []

spot_img

Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

INDEKS