31.3 C
Banda Aceh
spot_img

TERKINI

Kemenag Imbau Masjid di Aceh Tera Ulang Jam Shalat

BANDA ACEH| ACEHINFO-Pengurus Masjid dan Meunasah seluruh Aceh diimbau untuk mengkalibrasi atau menera ulang jam shalat saat Ramadhan mendatang. Ini agar waktu pelaksanaan ibadah dalam serentak di semua masjid dan Meunasah.

“Kita imbau untuk melakukan kalibrasi jam salat di setiap masjid, musala dengan waktu standar pada situs resmi pada Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG),” kata Kepala Kanwil Kemenag Aceh Iqbal, di Banda Aceh, dalam keterangannya Sabtu (26/3).

Menurut Iqbal kalibrasi pada jam di tempat ibadah untuk memastikan keseragaman waktu pelaksanaan ibadah salat fardu, menyesuaikan dengan waktu salat lokal di masing-masing daerah.

Karenanya, Kemenag Aceh telah meneruskan imbauan tersebut ke setiap jajarannya di seluruh kabupaten/kota se Aceh agar dapat dilanjutkan serta sosialisasi kepada masyarakat.

Dirinya juga meminta kepada seluruh penyuluh agama Islam, baik PNS maupun non PNS di Aceh dapat melaksanakan dan menyosialisasikan imbauan tersebut.

“PNS harus proaktif melakukan pengecekan langsung ke lapangan serta membantu pengurus tempat ibadah melakukan kalibrasi ini,” kata Iqbal.

Sementara itu, Ahli Falakiyah Kanwil Kemenag Aceh Alfirdaus Putra menyebutkan, Aceh saat ini memiliki 4.274 masjid dan 7.475 musala yang tersebar di 23 kabupaten/kota se Aceh.

Menurut Alfirdaus, sebuah tempat ibadah perlu memiliki jam yang terkalibrasi untuk menjaga keseragaman pelaksanaan ibadah shalat, termasuk kumandang azan.

“Sehingga pelaksanaan ibadah salat bisa tepat waktu. Masyarakat juga dapat menggunakan jam masjid sebagai rujukan menstandarkan jam tangan yang digunakannya,” ujar Alfirdaus.

Dirinya berharap, pada pelaksanaan ibadah Ramadan nantinya semua tempat ibadah umat islam sudah memiliki jam standarnya masing-masing mengikuti jam RRI, TVRI, maupun BMKG.

Alfirdaus menambahkan, awal Ramadan tahun ini diprediksi pada 2 atau 3 April 2022 mendatang. Namun, keputusan resminya segera diumumkan Menteri Agama sesuai dengan hasil rukyatul hilal dari seluruh Indonesia dalam sidang isbat.

“Awal Ramadan kita perkirakan tanggal 2 atau 3 April, tapi tergantung hasil rukyat. Nanti akan diumumkan Bapak Menteri Agama secara langsung, Insyaallah,” sebutya. [Ant]

spot_img

Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

INDEKS