29.6 C
Banda Aceh
spot_img

TERKINI

POPULER

Soal Tunda Pemilu, Jokowi Didoakan Istiqomah

JAKARTA|ACEHINFO-Koor tunda Pemilu dan perpanjangan masa jabatan presiden bersahut-sahutan dari mulut para elit politik dan menteri kabinet Jokowi-Ma’ruf Amin, bak suara kodok di musim hujan. Presiden Joko Widodo meminta para menterinya berhenti bicara hal itu.

“Jangan menimbulkan polemik di masyarakat. Fokus kepada bekerja dalam penanganan kesulitan-kesulitan yang kita hadapi. Jangan sampai ada lagi yang menyuarakan lagi mengenai urusan penundaan perpanjangan. Ndaak,” ucapnya dalam sidang Kabinet Paripurna yang disiarkan di Youtube Sekretariat Presiden kemarin.

Jokowi menuntut para menterinya memahami kesulitan-kesulitan yang dialami masyarakat saat ini di tengah melambungnya harga kebutuhan pokok dan energi. Ia mengimbau para menterinya untuk menjelaskan kepada masyarakat situasi global saat ini.

“Sikap-sikap kita, kebijakan-kebijakan kita, pernyataan-pernyataan kita harus memiliki sense of crisis. Harus sensitif terhadap kesulitan-kesulitan rakyat,” katanya.

Jokowi tak ingin masyarakat menganggap pemerintah tidak bekerja. Jokowi pun menyoroti tidak adanya penjelasan tentang minyak goreng selama 4 bulan.

“Jangan sampai kita ini seperti biasanya dan tidak dianggap oleh masyarakat nggak melakukan apa-apa,” ujar Jokowi.

Sikap Jokowi ini didukung oleh para politisi dari parpol pendukungnya, termasuk Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon.

“Itu adalah sebuah langkah yang bijak karena pemilu itu sudah ada jadwalnya dan jadwal itu sudah disepakati baik oleh DPR maupun oleh pemerintah yaitu tanggal 14 Februari 2024,” kata Fadli.

Fadli berharap, pernyataan ini dapat menjadi peringatan agar para menteri tidak lagi menyibukkan diri dengan urusan menunda Pemilu 2024. “Permintaan itu menurut saya logis, rasional, harus didukung, sehingga kita tidak akan dengar lagi menteri-menteri sibuk urusan penundaan pemilu karena itu bukan tupoksinya mereka,” ujar Fadli kepada wartawan.

Wakil Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid berharap Jokowi Istiqomah dengan ucapannya.

“Semoga tidak ada ralat dari Istana dan semoga manuver-manuver untuk 3 periode atau penundaan pemilu segera berhenti,” kata Hidayat, kepada wartawan di kompeks DPR Senanyan, Rabu.

Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat Kamhar Lakumani menilai, publik akan memonitor dan mencermati dengan seksama keseriusan dari pernyataan Presiden Jokowi. Hal ini mengingat pernyataan serupa pernah disampaikannya pada 2021.

“Makin ke sini yang menyuarakan malah semakin terang-terangan adalah pembantu-pembantu terdekatnya. Tiga ketum parpol koalisi dan Menteri Investasi yang terbaca publik di bawah orkestrasi Menko Marves LBP,” ujarnya.

Selain itu dia minta agar manuver perpanjangan masa jabatan dan penundaan sudah sepatutnya disudahi. “Kita berharap pernyataan Pak Jokowi kali ini benar-benar serius sehingga menghentikan segala kegaduhan politik,” sebut Kamhar. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

MINGGU INI