28 C
Banda Aceh
spot_img

TERKINI

Pj Gubernur Sebut Ekspor Perdana di Pelabuhan Kuala Langsa Berdampak pada Perekonomian

LANGSA | ACEH INFO – Pemerintah Kota (Pemko) Langsa melaunching ekspor perdana produk pertanian, perkebunan melalui Pelabuhan Kuala Langsa, Selasa, 7 Maret 2023.

Launching itu dilakukan oleh Pj. Gubernur Aceh yang diwakili Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Aceh T.Faisal didampingi Pj.Wali Kota Langsa, Said Mahdum Majid beserta tamu undangan lainnya.

T Faisal menyampaikan, peresmian ekspor perdana komoditas unggulan daerah kita ini merupakan suatu capaian yang tentunya harus kita syukuri. Karena InsyaAllah akan berdampak pada perputaran roda perekonomian daerah baik di daerah daerah yang menghasilkan komoditas ekspor tersebut maupun daerah-daerah penyangga lainnya.

*Secara keseluruhan tentunya akan berpengaruh pada pencapaian peningkatan ekonomi masyarakat di Provinsi Aceh,” sebutnya.

Ekspor perdana di Pelabuhan Kuala Langsa tentunya merupakan suatu pencapaian yang harus kita syukuri akan berdampak pada roda perekonomian bagi daerah pengekspor dan daerah lainnya.

Oleh karena itu, dalam kesempatan ini saya ingin menekankan agar seluruh stakeholders yang terlibat, baik pengusaha maupun pemerintah daerah supaya benar-benar serius dan berkomitmen
untuk mempersiapkan diri dalam rangka menjaga keberlangsungan kegiatan ekspor ini nantinya.

Kolaborasi dan kerjasama yang baik antar mitra yaitu pemerintah, pelaku bisnis, pengusaha atau petani komoditas unggulan serta pemangku kepentingan lainnya merupakan kunci terjaminnya kesinambungan kegiatan ekspor melalui Pelabuhan Kuala Langsa ini.

Pj Wali Kota Langsa, Said Mahdum Majid, mengatakan, setelah cukup lama berproses akhirnya ekspor produk pertanian, perkebunan, dan perikanan dari pelabuhan Kuala Langsa dapat terlaksana kembali.

Kegiatan ekspor yang di launching hari ini kita harapkan berbeda dengan kegiatan ekspor yang sebelumnya dilakukan oleh para eksportir/importir. Jika ekspor impor sebelumnya sifatnya personal, tidak rutin atau tidak terjadwal, maka pada momen ini, kegiatan ekspor yang rutin/terjadwal dan bisa dimanfaatkan bersama-sama oleh para pelaku ekspor dan impor,” ungkap Said Mahdum.

Kepala Perwakilan Kementerian Keuangan Aceh, Safuadi mengatakan, sebuah daerah bisa dikatakan maju bila ada kegiatan produksi yang dilakukan menghasilkan sesuatu yang dikirimkan ke daerah lainnya.

“Jika untuk mencapai kemajuan di suatu daerah bisa dilakukan dengan kegiatan ekspor. Ada tiga syarat ekspor, kuantiti, kualiti dan perselebriti, kalau kuantitas sudah ada maka hak yang selanjutnya adalah kualitas dan selanjutnya adalah keberlanjutan,” ujar Safuadi.

Pada kesempatan itu, penasehat dari Kementerian Perikanan dan Kelautan, Rohmin Dahuri menyampaikan, ekspor perdana hari ini untuk membangkitkan semangat investasi, semangat ekpor supaya pertumbuhan ekonomi kita diatas 10 persen.

“Akan tercipta lapangan pekerjaan, akan tercipta kreatifitas. Pelabuhan Kuala Langsa ini jangan dijadikan tambat kapal saja, tapi jadikanlah kawasan industri terpadu,” papar Dahuri.

Ekspor perdana itu dihadiri oleh anggota DPRA, DPRK Langsa, bupati dan wali kota dari beberapa daerah lainnya serta pejabat lainnya.[]

spot_img

Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

INDEKS