28.1 C
Banda Aceh

TERKINI

POPULER

Ribuan Jiwa Terdampak Banjir di Sejumlah Daerah Aceh

spot_img

BANDA ACEH | ACEH INFO – Sebanyak 62.440 jiwa terdampak banjir di sejumlah kawasan, di Aceh, sejak Sabtu, 21 Januari 2023. Dari jumlah tersebut, sebanyak 19.057 jiwa terpaksa mengungsi sementara untuk menghindari genangan air.

Data tersebut dirilis Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) per 23 Januari 2023 sekira pukul 02.00 WIB. Data jumlah total warga terdampak banjir itu dikumpulkan dari sejumlah kabupaten terdampak banjir, seperti Pidie, Pidie Jaya, Bireuen, Aceh Timur, Aceh Tamiang, dan Aceh Utara.

Di Pidie, ada enam kecamatan yang terdata korban terdampak banjir. Ke enam kecamatan tersebut terdiri dari Kecamatan Pidie dengan jumlah korban terdampak sebanyak 120 Kepala Keluarga (KK) dengan 418 jiwa yang saat ini juga dilaporkan mengungsi sementara dari genangan air setinggi 30-70 cm.

Selain Kecamatan Pidie, korban terdampak banjir di Kabupaten Pidie juga tercatat berada di Kecamatan Mutiara Barat sebanyak 1.534 jiwa, di Kecamatan Mutiara Timur sebanyak 1.236 jiwa, di Kecamatan Indra Jaya 50 jiwa, di Kecamatan Peukan Baro sebanyak 98 jiwa, dan di Kecamatan Kembang Tanjong sebanyak 360 jiwa.

Sementara di Pidie Jaya terdapat 18.125 jiwa dengan 8.425 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak banjir. Di kabupaten beribu kota Meureudu tersebut hanya 47 KK dengan 90 jiwa yang sempat mengungsi sementara dari genangan air setinggi 10-50 cm.

Korban terdampak banjir di Pidie Jaya ini tersebar di delapan kecamatan, seperti Kecamatan Ulim, Pante Raja, Bandar Dua, Meurah Dua, Meureudu, Bandar Baru, Trieng Gadeng, dan Kecamatan Jangka Buya.

Baca: Banjir Landa Sebagian Aceh di Akhir Pekan, Ribuan Rumah Terendam

Selanjutnya, banjir yang dipicu hujan deras sejak Jumat, 20 Januari 2023 malam juga dirasakan warga Bireuen. Di daerah tersebut terdapat 22.185 jiwa warga yang terdampak banjir dengan 7.106 di antaranya terpaksa mengungsi.

Ribuan Jiwa Terdampak Banjir Di Sejumlah Daerah Aceh

Korban banjir tersebut tersebar di 13 kecamatan yang ada di Bireuen, seperti Kecamatan Samalanga, Kecamatan Jeunieb, Kecamatan Peudada, Kecamatan Peulimbang, Kecamatan Peusangan Selatan, Kecamatan Simpang Mamplam, Kecamatan Kota Juang, Kecamatan Pandrah, Kecamatan Makmur, Kecamatan Pesangan Siblah Krueng, Kecamatan Jeumpa, Kecamatan Peusangan, dan Kecamatan Gandapura.

Aceh Timur juga tak luput dari serangan banjir di akhir pekan kemarin. Terdapat dua kecamatan yang warganya terdata terimbas banjir, seperti Simpang Jernih dan Pante Bidari. Di Kecamatan Simpang Jernih terdapat 416 jiwa yang terdampak banjir dan hanya 20 di antaranya terpaksa mengungsi. Sementara di Kecamatan Pante Bidari terdapat 1.232 jiwa yang terdampak banjir dengan 908 jiwa di antaranya dievakuasi dari genangan air.

Banjir juga melanda 12 Kecamatan di Aceh Tamiang. Namun, dari belasan kecamatan itu, BPBA baru mendapat laporan sebanyak 7.663 jiwa yang terdampak banjir dengan 1.822 diantaranya mengungsi.

Banjir yang melanda Aceh Tamiang juga mengakibatkan satu orang meninggal dunia, setelah sampan yang ditumpangi dihempas luapan air Sungai Tamiang pada Sabtu kemarin. Korban diketahui bernama M Yakub (80) warga Batang Ara. Dia sempat dilaporkan hilang dan baru ditemukan pada Senin, 23 Januari 2023.

Aceh Utara yang saban waktu kerap dilanda banjir pun tidak luput dari genangan air pada pertengahan Januari 2023 ini. Terdapat tujuh kecamatan dengan total 9.123 jiwa yang terdampak banjir di Aceh Utara, sejak hujan deras mengguyur kawasan pada Jumat, 20 Januari 2023 lalu. Dari jumlah tersebut, sebanyak 5.415 jiwa yang harus dievakuasi termasuk para santri di Langkahan, Aceh Utara.

Hingga hari ini, sejumlah daerah di Aceh masih diselimuti mendung dan beberapa antaranya terus diguyur hujan. Hal ini setakat dengan peringatan dini yang pernah dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Aceh terkait potensi bencana hidrometeorologi yang dirilis Jumat, 20 Januari 2023 lalu.

Dari keterangan BMKG Aceh Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda Banda Aceh tersebut, sejumlah kabupaten seperti Subulussalam, Nagan Raya, Aceh Timur, Lhokseumawe, Aceh Utara, Aceh Singkil, Bireuen, Langsa, Bener Meriah, Aceh Tamiang, Aceh Selatan, Aceh Tenggara, Pidie, Aceh Jaya, dan Gayo Lues berpotensi hujan yang disertai petir serta angin kencang.

Selain itu, wilayah Aceh Barat Daya, Aceh Barat, Simeulue, Pidie Jaya, Aceh Besar, Aceh Tengah, dan Banda Aceh juga masuk dalam kategori daerah yang dilanda hujan akibat pertemuan dan perlambatan kecepatan angin serta potensi peningkatan pertumbuhan awan hujan di wilayah konvergensi tersebut.[]

Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

MINGGU INI