27.1 C
Banda Aceh
spot_img

TERKINI

Sejak Januari 2023, MS Jantho Tangani 677 Perkara, Kasus Perceraian Terbanyak

ACEH BESAR | ACEH INFO – Sejak Januari hingga November 2023, Mahkamah Syar’iyah (MS) Jantho telah menangani sebanyak 677 perkara.

Panitera Mahkamah Syar’iyah Jantho, Akmal Hakim, menjelaskan, 677 perkara itu terdiri dari 443 perkara gugatan, 198 perkara permohanan dan 36 perkara jinayat.

Kemudian, dalam 443 perkara gugatan yang terdaftar pada Mahkamah Syar’iyah Jantho, 303 perkara cerai yang diajukan oleh istri terhadap suami dan perkara cerai yang diajukan oleh Suami terhadap istri sebanyak 90 perkara.

Untuk, sengketa harta bersama lima perkara, sengketa kewarisan sembilan perkara, sengketa ekonomi syariah satu perkara, sengketa hibah tiga perkara, sengketa wakaf satu perkara dan isbath nikah 20 perkara serta penguasaan anak empat perkara lain lain tujuh perkara.

Lanjut Akmal, perkara permohonan berjumlah 198 perkara, dengan klasifikasi yaitu 101 perkara, 101 perkara penetapan ahli waris, isbath nikah 37 perkara, perwalian 15 perkara, dispensasi kawin 31 perkara, wali adhal dua perkara dan lain lain dua perkara.

Selanjutnya, perkara jinayat yang telah terdaftar berjumlah 36 perkara dan yang telah ditangani 21 kasus antaranya merupakan kasus pemerkosaan, lima perkara zina, empat perkara pelecehan seksual, selebihnya kasus Ikhtilat.

“Dari 21 kasus pemerkosaan, lima kasus antaranya melibatkan anak. Dan,
25 perkara diantaranya telah diputuskan dan dalam proses minutasi, delapan perkara dalam proses persidangan, satu perkara dalam putusan sela, satu perkara pengiriman berkas kasasi dan satu perkara dalam putusan banding,” kata Akmal Hakim, Rabu, 08 November 2023.

Perkara-perkara tersebut sebagaimana yang tercatat di Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) Mahkamah Syar’iyah Jantho.

Sementara perkara yang terdaftar secara elektronik (e-Court) sebanyak 106 perkara gugatan, dan 79 perkara permohonan dan perkara yang didaftar menggunakan Anjungan Gugatan Mandiri (AGM) berjumlah 343 perkara selebihnya didaftarkan secara manual dipelayanan terpadu satu pintu (PTSP) Mahkamah Syar’iyah Jantho.

Sambung Akmal didampingi Staf Kepaniteraan Fajri dan Wilda Safitri , dalam tahun 2023, selain menerima 677 perkara, pihaknya juga menangani 11 perkara permohonan eksekusi terhadap putusan yang telah bermuatan hukum tetap.

Dimana, dari semua perkara permohonan eksekusi yang ditangani Mahkamah Sya’iyah Jantho delapan eksekusi tekan dilaksanakan, sehingga beban permohonan eksekusi dan tiga perkara lainya sedang menunggu proses pelaksanaan eksekusi.

“Terget kita semua perkara yang telah terdaftar di Kepaniteraan Mahkamah Syar’iyah Jantho akan diselesaikan dalam tahun 2023. Dan perkara permohonan eksekusi yang tersisa berjumlah tiga perkara akan diselesaikan dengan eksekusi dalam tahun ini juga,” tandas Akmal.[]

Editor: Izal Syafrizal

spot_img

Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

INDEKS