29.6 C
Banda Aceh
spot_img

TERKINI

POPULER

Shalat Jum’at di ‘Masjid Jin’ Samalanga

BIREUEN I ACEH INFO – Masjid Kuta Blang atau sering disebut dikalangan masyarakat dengan “Masjid Jin” adalah salah satu “Cagar Budaya” yang terletak di Desa Meunasah Lueng Kutablang Kecamatan Samalanga Kabupaten Bireuen.

Acehinfo.id pada Jumat (15/4/2022) ini mencoba menelusuri kisah berdirinya ‘Masjid Jin’ ini. Pasalnya, Masjid ini namanya cukup unik dan kini menjadi viral di berbagai media sosial.

Masjid ini dinamakan Masjid Teungku Syik Kuta Blang yang dikalangan orang tua disebut thön sa (tahun satu).

Shalat Jum'at di 'Masjid Jin' Samalanga
Masjid Kuta Blang atau sering disebut dikalangan masyarakat dengan “Masjid Jin” adalah salah satu “Cagar Budaya” yang terletak di Desa Meunasah Lueng Kutablang Kecamatan Samalanga Kabupaten Bireuen. Foto Ist

Alkisah, seorang ulama asal Samalanga, Teungku Haji Syekh Abdul Jalil kembali ke Aceh setelah menimba ilmu di Mekkah. Lalu Syekh Abdul Jalil menggelar pengajian di Masjid ini.

Namun pada suatu ketika, jamaah pengajian merasa heran kenapa selalu ada dua tirai di dalam masjid. Sementara jamaah yang mengaji hanya ada di satu tirai.

Ketika itu jamaah pengajian bertanya:” kenapa Masjid di belah dua dengan tirai padahal jamaah hanya kami saja?”

Lalu Syekh Abdul Jalil menjawab bahwa ada jin muslim yang menghadiri pengajian.

Syekh Abdul Jalil menjawab pun mengiyakannya namun dengan syarat jamaah tidak tertawa ketika melihat jamaah jin yang berbeda beberapa bentuk tubuh dengan mereka, karena hal itu akan menyakiti perasaan mereka (kaum jin muslim).

Sehingga malam itu, tirai disingkap dan mereka melihat jamaah jin itu, namun jamaah mengingkari janjinya sehingga sejak itu jamaah jin tersebut tidak bisa lagi dilihat manusia di masjid tersebut.

Inilah asal muasal “Masjid Jin” terkenal.

Menurut beberapa keterangan warga setempat mengatakan, peletakan batu pertama masjid ini dihadiri Ampon Syik Samalanga, selain itu turut pula hadir seorang Kapten Belanda.

Pertapakan tanah tempat pembangunan Masjid adalah wakaf dari almarhum Ampon Syik Samalanga, yaitu almarhum Ampon Syik H Muhammad Ali Basyah.

Demikian pula rumah tempat tinggal pimpinan pesantren, adalah wakaf dari Cut Nyak Meuligoe, yaitu rumah yang dikenal dengan Rumoh Tujoh Ruweueng (rumah dengan tujuh ruangan).

Masjid Kuta Blang yang dibangun pada zaman Belanda ini sudah masuk dalam situs sejarah nasional dikarenakan bentuknya yang unik dan indah.

Sampai sekarang masjid itu masih berdiri kokoh di Desa Meunasah Lueng Kutablang Kecamatan Samalanga Kabupaten Bireuen, setelah dilakukan beberapa kali renovasi dengan tidak mengubah bentuk dasar Masjid ini sendiri.

Masyarakat yang ingin melaksanakan Shalat di Masjid tersebut, bisa langsung kesana. Karena jaraknya hanya sekitar dua kilometer dari Jalan Nasional Medan-Banda Aceh, Samalanga.

Sumber : Diambil dari berbagai sumber data internet.

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

MINGGU INI