28.6 C
Banda Aceh
spot_img

TERKINI

Singapura Deportasi UAS Karena Kafirkan Penganut Agama Lain

JAKARTA|ACEHINFO-Pemerintah Singapura merinci beberapa alasan mereka menolak Ustadz Abdul Somad berkunjung ke negaranya. Salah satunya karena UAS disebut kerap merendahkan agama lain.

Alasan-alasan itu dikemuikan Kementerian Dalam Negeri Singapura, dalam pernyataan yang diunggah di situs resminya. UAS dalam ceramahanya juga dinilai secara terbuka menyebut non muslim sebagai kafir.

“Dia juga membuat komentar yang merendahkan penganut agama lain, seperti Kristen, dengan menyebut salib Kristen sebagai tempat tinggal ‘jin kafir’. Selain itu, Somad secara terbuka menyebut non-Muslim sebagai kafir,” Tulis pernyataan resmi Kemendagri Singapura itu, Selasa (17/5).

Kemendagri Singapura menyebut, ajaran Islam yang selama ini disampaikan UAS tak sesuai dengan penduduknya yang multiras dan multiagama.

“Somad dikenal menyebarkan ajaran ekstremis dan segregasi, yang tidak dapat diterima di masyarakat multi-ras dan multi-agama Singapura,” tulis pernyataan itu.

Pemerintah Singapura juga tak mau menerima UAS karena dai yang memiliki banyak pengikut di Indonesia itu pernah menyatakan bahwa bom bunuh diri sah dilakukan di konflik Israel-Palestina. Dalam pernyataan itu, Singapura menuding UAS membenarkan pelaku bom bunuh diri di Palestina dengan menyebutnya mati syahid.

“Pemerintah Singapura memandang serius siapapun yang menganjurkan kekerasan dan/atau mendukung ajaran ekstremis dan segregasi,” kata pemerintah Singapura itu.

Ustadz Abdul Somad dideportasi saat tiba di Singapura dari Batam di Pelabuhan Tanah Merah, Senin (16/2). Dia bersama keluarganya hendak berlibur ke negara berjuluk singa itu.

Sejumlah pihak mengecam penolakan terhadap UAS oleh pemerintah Singapura. Pendeportasian terhadap penceramah yang paling berpengaruh di Indonesia itu dinilai bakal memicu memburuknya hubungan kedua negara.

Anggota DPR asal Aceh Nasir Djamil mengatakan, penolakan kehadiran UAS itu menjadi bukti bahwa Singapura kini telah menjadi negara di Asia Tenggara yang rasis dan terjangkit Islamophobia.

“Terlepas ada yang suka atau tidak suka dengan gaya dan isi ceramah UAS, Singapura telah menunjukkan wajah yang sebenarnya bahwa negara itu masih rasis dan terjangkit Islamphobia,” sebutnya. []

spot_img

Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

INDEKS