27.2 C
Banda Aceh
spot_img

TERKINI

Soal Deportasi UAS, Singapura Tolak Minta Maaf

JAKARTA|ACEHINFO-Singapura melalui Duta Besarnya di Jakarta menolak meminta maaf kepada Ustadz Abdul Somad dan pendukungnya karena mendeportasi penceramah kondang itu dari negaranya.

“Saya kira posisi kami sudah jelas dalam pernyataan MHA (Kementerian Dalam Negeri Singapura pada) 17 Mei, dan penjabaran Menteri hari ini seperti diberitakan media,” kata Duta Besar Singapura untuk Indonesia, Anil Kumar Nayar, seperti dikutip CNN Indonesia, Senin (23/5).

Sebelumnya Menteri Dalam Negeri Singapura, K Shanmugam, mengatakan tak menoleransi dan tak akan berpihak terhadap segala bentuk ujaran kebencian dan ideologi yang memecah belah negaranya.

“Itu tak ditujukan pada individu tertentu atau agama tertentu, atau kebangsaan tertentu. Posisi kami berlaku sama untuk semua orang,” sebutnya.

Adapun pada 17 Mei lalu, Kemendagri Singapura mengeluarkan pernyataan resmi soal UAS yang mengklaim dirinya dideportasi.

Dalam pernyataan itu, mereka mengatakan UAS dikenal menyebarkan ajaran ekstrimis dan segregasi yang tak bisa diterima di masyarakat multi-ras dan multi agama di Singapura.

“UAS pernah mengatakan bom bunuh diri adalah sah dalam konteks konflik Israel-Palestina, dan dianggap sebagai operasi syahid,” jelas pernyataan tersebut.

Dia juga membuat komentar yang merendahkan anggota komunitas agama lain, seperti Kristen. UAS mengatakan salib sebagai tempat tinggal jin kafir.
Selain itu, secara terbuka UAS juga menyebut non-Muslim sebagai kafir.

Pemerintah Singapura memandang serius siapa pun yang menganjurkan kekerasan dan atau mendukung ajaran ekstrimis. UAS dituding menjadi penceramah yang kerap menyampaikan ajaran itu.[]

spot_img

Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

INDEKS