27.4 C
Banda Aceh
spot_img

TERKINI

Tower Mangrove Langsa Jadi Pilihan Wisatawan

LANGSA | ACEH INFO – Tower yang berada di dalam kawasan ekowisata Mangrove Forest Park adalah ikon Kota Langsa, Aceh dan kini menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan.

Wisata Tower Mangrove yang merupakan karya Wali Kota Langsa, Usman Abdullah, telah diresmikan oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Sandiaga Salahuddin Uno pada Jumat 15 April 2022 lalu.

Dalam kesempatan itu, Sandiaga Uno menyebutkan, hutan mangrove di Kota Langsa bisa menjadi pabrik oksigen terbesar di Asia Tenggara.

Pasalnya, hutan mangrove dengan luas sekitar 8 ribu hektar ini memiliki berbagai varian jenis mangrove.

Kemudian, hutan mangrove ini akan terus menjadi perjuangan ekowisata melalui perjuangan melawan perubahan iklim.

Sehingga, sangat layak dan bukan hanya sebagai ikon tingkat Provinsi Aceh tapi juga untuk Indonesia.

Direktur CV Ayudhiya Management, Yana Ayudhiya kepada Acehinfo.id, Sabtu 21 Mei 2022, mengakui saat ini sudah ada peningkatan kunjungan wisatawan yang berlibur ke objek wisata mangrove Kota Langsa dibandingkan tahun sebelumnya.

Yana mengakui, meningkatnya kunjungan wisatawan dalam dan luar daerah ini salah satunya dikarenakan adanya wahana yang baru selesai dibangun yaitu Tower Mangrove yang menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung.

“Para wisatawan dapat menikmati panorama dan keindahan alam mangrove dari Tower Mangrove yang memiliki ketinggian mencapai 45 meter berada di kawasan ekowisata Hutan Mangrove seluas 8.000 hektar,” papar Yana.

Untuk mengunjungi objek wisata mangrove tersebut, para pengunjung sejak Senin sampai Jumat akan dikenakan biaya tiket masuk kawasan ekowisata Mangrove Forest Park sebesar Rp 5.000.

Namun untuk hari Sabtu dan Minggu serta hari besar lainnya harga tiket masuk Rp 10.000.

Sementara, bagi para wisatawan yang ingin memasuki area wahana Tower Mangrove Forest Park akan dikenakan tarif seharga Rp 20.000 per orang.

Lanjut Yana, dalam hal ini CV Ayudhia Management sebagai pihak ketiga mendapatkan kepercayaan untuk mengelola wahana Tower Mangrove dari PT Pelabuhan Kota Langsa (PEKOLA) yang merupakan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

“Saat penandatanganan kontrak pengelolaan fasilitas ekowisata Mangrove Forest Park tahun lalu, Tower Mangrove sedang dalam proses pembangunan sehingga tidak masuk untuk pengelolaannya dalam kontrak kerjasama,” terang Yana.

Kemudian, setelah wahana yang berada dalam kawasan ekowisata Mangrove Forest Park tersebut rampung, maka pihak PT PEKOLA menyerahkan pengelolaannya kepada pihak kami dengan perjanjian bagi hasil 40 – 60 persen.

Demi menjaga kenyamanan dan keamanan bagi para wisatawan yang ingin menikmati panorama keindahan alam mangrove dari Towe Mangrove, pihaknya menerapkan aturan yaitu 75 pengunjung dan dengan batas waktu 10 menit per lantai.

“Bagi wisatawan yang masuk ke bangunan delapan lantai tersebut hanya diperbolehkan 75 orang saja dan memiliki batasan waktu 10 menit per lantai guna mengabadikan momen dalam wisata. Dan para wisatawan juga harus tetap menjaga protokol kesehatan,” katanya.

Dirinya berharap, semoga ekowisata Mangrove Forest Park yang sudah memiliki wahana ini semakin dikenal sampai mancanegara sehingga para wisatawan dari luar negeri berkeinginan mengunjungi ikon Kota Langsa.

 

spot_img
Kontributor :Dedek

Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

INDEKS