28.7 C
Banda Aceh
spot_img

TERKINI

Usaha Bangkrut di Banjarmasin, Warga Pidie Dipulangkan

JAKARTA|ACEHINFO-Iskandar A Jalil terpaksa harus mengubur mimpinya untuk sukses di tanah perantauan. Usahanya berjualan pakaian muslim serta parfum di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, terpaksa gulung tikar.

Bisnis yang digelutinya selama 8 bulan terakhir itu ternyata tak mampu menopang biaya hidupnya, dan juga untuk mengirim uang kepada anak-anaknya di kampung halamannya, di Pulo Baro, kecamatan Tangse, Pidie.

Pria 48 tahun itu akhirnya memutuskan pulang dengan membawa sejuta lara. Tak mudah pula baginya untuk bisa kembali ke kampung halaman. Ia terpaksa bergantung pada belas kasihan orang-orang, dengan sedikit uang yang tersisa.

“Saya pulang dari Banjarmasin pada 15 Februari lalu, menumpangi mobil truk pembawa sayur yang hendak ke Surabaya, melalui kapal penyeberangan lewat Pelabuhan Trisakti Banjarmasin tujuan Surabaya,” katanya Rabu (23/3).

Sehari berselang sesampainya di Ibukota Jawa Timur itu, dia melanjutkan perjalanannya menuju Jakarta dengan menumpangi kereta api, setelah mendapatkan bantuan dari seorang rekan di Surabaya.

“Saya tiba di Jakarta tanggal 17 Februari 2022. Kemudian saya tinggal di tempat kawan di daerah Kalibata, Jakarta Selatan,” katanya.

Dia kemudian mendapatkan informasi bahwa Badan Penghubung Pemerintah Aceh (BPPA) bisa membantunya membiayai dirinya untuk pulang ke Aceh. Akhirnya atas bantuan itu, beberapa hari lagi, dia akan tiba di kampung halaman dan berkumpul kembali dengan keluarganya, meski tak mampu membawa kesuksesan seperti yang dicita-citakannya.

“Dia diperkirakan akan tiba di Aceh sekitar lima hari ke depan. Semoga selamat sampai tujuan,” kata Kepala Badan Penghubung Pemerintah Aceh (BPPA) Almuniza Kamal S.STP, M.Si, didampingi Kasubbid Hubungan Antar Lembaga dan Masyarakat, Cut Putri Alyanur.

Iskandar dipulangkan dengan menggunakan Bus, lewat terminal Pulo Gebang Jakarta Timur Rabu siang. Tiket bus untuk pulang dibelikan oleh Pemerintah Aceh melalui BPPA.

Menurut Almuniza, pemulangan masyarakat Aceh yang kurang mampu di wilayah Jabodetabek dan sekitarnya, diamanahkan Nova Iriansyah, Gubernur Aceh kepadanya. “Itu yang selalu kita lakukan membantu warga Aceh di perantauan terutama yang kurang mampu,” sebutnya.

Iskandar berterima kasih kepada BPPA dan Pemerintah Aceh karena membantunya. Dia berharap bisa menata kehidupannya lebih baik lagi di kampung halaman. []

spot_img

Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

INDEKS