29.6 C
Banda Aceh
spot_img

TERKINI

POPULER

Asa Keluarga Korban Penembakan OTK di Indrapuri

BANDA ACEH|ACEH INFO- Perisitwa penembakan terhadap Maimun dan Ridwan, warga Desa Aneuk Glee, Indrapuri, Aceh Besar, masih menimbulkan misteri hingga kini. Polisi belum berhasil menangkap motif penembakan dan menangkap para pelaku.

Jenazah keduanya telah dimakamkan pekuburan umum desa itu. Keluarga korban masih bertanya-tanya mengenai perkara di balik pembunuhan itu.

Maimun korban yang mengalami luka tembak di pinggul kanan dan tembus ke perut sebelah kiri dikenal sebagai pria yang ramah. Sehari-hari pria berusia 38 tahun itu disebut bekerja sebagai pengemudi traktor.

Marza adik kandung korban mengatakan, abangnya kerap membantu sang ibu membajak sawah. Maimun juga kerap diminta tolong oleh warga lainnya untuk membersihkan sawah mereka dengan traktornya. Maimun sebut Marza, juga berteman akrab dengan Ridwan, korban lainnya.

“Biasanya abang dan Ridwan yang juga salah satu korban, mereka ini sering duduk bareng dan juga berkerja bareng. Kebetulan tadi malam abang dan Ridwan memang baru pulang membajak sawah di gunung” kata kepada Teuku Aufaq, Jurnalis AcehInfo, yang menyambangi kediamannya, Jumat (13/5).

Kematian Ridwan memukul keluarganya. Apalagi dia ditemukan bersimbah darah dengan luka tembak, hanya satu kilometer dari rumahnya.

Marza mengaku menerima informasi mengenai peristiwa penembakan itu dari temannya sekitar pukul 10.00 WIB Kamis malam. Abangnya sempat menelpon rekannya dan mengabarkan posisi dirinya.

“Setelah mendapat kabar tersebut saya bersama pemuda gampong langsung menuju ke lokasi kejadian,” ungkapnya.

Marza menyusul ke lokasi kejadian. Namun dia tak sempat melihat kondisi abangnya, karena warga yang lebih dulu sampai telah membawanya ke rumah sakit dengan Ambulance.

Asa Keluarga Korban Penembakan OTK di Indrapuri
Marza, adik kandung Maimun, warga Aneuk Glee, Indrapuri Aceh Besar yang menjadi korban penembakan misterius. Foto: Teuku Aufa/AcehInfo.

“Abang bersama Ridwan di tembak ketika di tengah perjalanan mau pulang ke kampung” sebutnya.

Dalam duka mendalam, Marza mewakili keluarganya berharap polisi dapat bekerja cepat menangkap para pelaku penembakan terhadap abangnya. Dia juga berharap polisi bisa mengungkap motif penembakan itu.

Hal yang sama juga diharapkan, Maryani Ibunda Maimun, korban lainnya. Dia meminta polisi bisa menangkap para pelaku yang telah menghilangkan nyawa putranya itu.

“Saya berharap pelaku cepat di tangkap dan apa yang saya rasakan hari ini juga harus di rasakan oleh sang pelaku,” sebutnya.

Sebelumnya Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Winardy menyebut tim Jatanras Polda Aceh masih bekerja untuk memburu para pelaku.

“Kasus ini masih lidik. Pelakunya masih kita buru. Perkembangannya akan kita sampaikan nantinya,” sebutnya kepada wartawan.

Polisi telah memintai keterangan sejumlah saksi. Barang bukti yang berhasil diamankan diantaranya 3 selongsong peluru berkaliber 5,56 milimeter.

Selain itu polisi juga menyita sebuah sebo berwarna hitam dan ransel berwarna hitam, dari lokasi kejadian. Para korban diduga ditembak saat mengendarai motornya meninggalkan lokasi kebun yang jauh dari permukiman warga. []

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

MINGGU INI