30.6 C
Banda Aceh
spot_img

TERKINI

Jalan Tak Kunjung Diperbaiki, Masyarakat Pedalaman Aceh Timur Kecewa

IDI RAYEUK | ACEH INFO –  Akibat tak kunjung diperbaiki atau diaspal, masyarakat dari enam gampong di perdalaman Kabupaten Aceh Timur mengaku kecewa terhadap Pj Bupati Aceh Timur, DPRK setempat serta DPR Aceh.

Keenam gampong itu yakni Gampong Bukit Seulemak dan Blang Tualang di Kecamatan Birem Bayeun, serta Gampong Alue Kaul, Damar Siput, Alur Tuwih dan Alur Punti masing-masing Kecamatan Rantau Selamat.

Dimana, janji itu sebelumnya diutarakan oleh Pj Bupati Aceh Timur , Mahyuddin, saat dua kali menerima audiensi masyarakat perwakilan enam gampong pada akhir 2022 lalu. Bahkan perjanjian tersebut tertuang dalam surat berita acara rapat yang ditandatangani oleh Pj Bupati, Ketua dan anggota DPRK Aceh Timur hingga anggota DPRA.

Salah seorang tokoh pemuda, Agus Setiawansyah (31), warga Gampong Bukit Seulemak yang pernah ikut hadir dalam audensi, sangat kecewa dengan janji dari Pj Bupati dan para anggota DPR terkait perbaikan jalan, dimana semua janji itu seolah hanya seperti untuk mendiamkan anak kecil sedang menangis.

“Apalagi yang harus kami lakukan untuk mendapatkan perhatian, apa kami ini dianggap seperti anak kecil yang saat menangis dikasih selembar kertas kemudian kami langsung diam, sudah setengah tahun lebih berlalu janji yang diberikan bapak Pj Bupati serta anggota Dewan untuk memperbaiki jalan, namun sampai saat ini belum terealisasi,” sebut Agus, Jumat, 16 Juni 2023.

Ia menjelaskan, bahwa saat ini musim penghujan segera tiba dan jalan di pedalaman Aceh Timur dipastikan akan kembali hancur jika tidak segera diperbaiki atau diaspal. Ketika hal itu kembali terjadi, pemerintah akan berdalih untuk menunggu jalan harus kering terlebih dahulu agar dapat diperbaiki.

“Saat ini hujan sudah mulai sering turun lagi, maka jalan dipastikan akan kembali hancur, ketika nanti sudah hancur kita minta diperbaiki, alasan mereka harus menunggu kering dahulu baru bisa menurunkan alat berat, mengapa saat keadaan masih kering seperti sekarang tidak langsung dibuat saja,” terangnya.

Oleh karenanya, masyarakat berharap kepada Pemerintah Aceh Timur untuk segera memberikan tanggapan dan perhatiannya, apakah benar mereka sudah menganggarkan anggaran dana untuk perbaikan jalan seperti yang sudah dijanjikan, jika tidak maka jangan pernah memberikan janji palsu yang hanya membuat penderitaan semakin bertambah.

“Bertahun-tahun sudah kami menderita, ditambah dengan janji yang tidak kunjung datang membuat penderitaan kami semakin bertambah, tapi yang perlu diingat janji itu merupakan hutang dunia akhirat yang harus dipenuhi,” ujarnya.

“Kita berharap jangan pernah memberikan angin segar kepada masyarakat, kalau tidak ditepati, walaupun Pj. Bupati, Ketua DPRK Aceh Timur serta anggota DPRA telah buat surat perjanjian yang sudah ditanda tangani tapi apa artinya jika saat ini tidak ada realisasinya” tegasnya.

Anggota DPRK Aceh Timur, Fattah Fikri, mengaku bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Pj Bupati terkait perbaikan jalan, akan dibawa melalui dana Migas Provinsi Aceh.

“Kita sudah duduk dengan pak Pj Bupati, supaya permasalahan jalan untuk di bawa ke dana Migas di Provinsi,” sebut Fattah.

Kemudian, saat ditanyai kapan tepatnya rencana perbaikan jalan serta realisasi anggaran melalui dana Migas tersebut terwujud, Fattah menyampaikan jika dirinya akan mengkonfirmasikan kembali dengan Pj Bupati Aceh Timur.

“Nanti coba saya konfirmasi lagi dengan bapak Pj Bupati,” jawabnya singkat via WhatsApp.[]

spot_img

Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

INDEKS