27.4 C
Banda Aceh
spot_img

TERKINI

Konsultan Aceh Diminta Tingkatkan Keahlian

BANDA ACEH | ACEH INFO – Para konsultan Aceh yang tergabung dalam Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (Inkindo) diminta untuk memperkuat diri dengan meningkatkan keahlian dan memperluas jaringan.

Permintaan itu disampaikan Gubernur Aceh Nova Iriansyah dalam sambutanya yang dibacakan Kepala Biro Adminitrasi Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Aceh, T Robby Irza pada Musyawarah Provinsi (Musprov) X Inkindo Aceh, Selasa, 24 Mei 2022 di Hermes Palace Hotel, Banda Aceh.

“Seraya menunggu peluang itu, para konsultan Aceh perlu memperkuat diri dengan meningkatkan keahlian dan perluasan jaringan. Kode etik harus ditaati agar tidak ada yang bekerja asal-asalan,” ujarnya.

Pada acara yang turut dihadiri Wakil Ketua DPN Inkindo Bidang Hukum dan Perlindungan Anggota, Ir H Metri Hasan itu Robby menyampaikan bahwa Inkindo merupakan wadah bernaungnya para konsultan yang banyak terlibat mengawal berbagai proyek fisik dan non fisik di negeri ini.

“Melihat ritme pembangunan yang kian kencang, sudah pasti konsultan tidak hanya dituntut aktif dan kreatif dalam bekerja, tapi juga harus bisa menjawab ekspektasi publik yang tinggi terhadap hasil-hasil pembangunan. Menghadapi tantangan tersebut,  sudah tentu Inkindo Aceh harus terus berbenah dan memperkuat diri agar dapat berkontribusi signifikan dalam setiap program yang sedang berjalan,” tambahnya.

Selain itu kata Robby, sekarang memang belum banyak dibangun perkantoran megah, gedung-gedung pencakar langit atau proyek-proyek yang termasuk konstruksi skala besar di Aceh. Tapi tidak lama lagi fasilitas itu akan hadir seiring kebutuhan publik yang semakin meningkat.

“Saat ini Pemerintah Aceh telah selesai menandatangani kontrak pekerjaan dengan pihak ketiga senilai Rp 1,5 triliun atau 1.000 lebih paket pekerjaan yang bersumber APBA 2022. Artinya aktifitas pembangunan sudah berlangsung di lapangan. Ini tidak terlepas dari peran konsultan di lapangan sehingga pekerjaan bisa cepat dilakukan,” ungkap Robby.

Sementara Ketua Inkindo Aceh, Jamaluddin dalam kesempatan itu menyampaikan berbagai program yang sudah dijalankan dan yang masih menjadi pekerjaan rumah. Pada tahun pertama periodesasi sangat banyak kegiatan yang dilakukan, tapi saat pandemi Covid-19 melanda, banyak program terhenti, salah satunya tidak selesainya pembangunan Kantor Inkindo Aceh yang berada di Jalan AMD, Gampong Peunyerat, Kecamatan Banda Raya, Banda Aceh. “Atas banyak tugas yang saya emban yang tidak selesai, saya meminta maaf kepada pengurus,” katanya.[rls]

spot_img

Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

INDEKS