28.4 C
Banda Aceh
spot_img

TERKINI

Pelapor Indra Kenz Senggol NodiewakGenk

JAKARTA | ACEH INFO- Maru Nazara, konten kreator yang melaporkan Indra Kenz, sebagai tersangka kasus dugaan penipuan investasi terkait binary option, kini menyingung sejumlah ifiliator judi berkedok trading itu. Salah satunya Junaidi alias Nodiewakgenk Influencer asal Aceh.

“Kita harap semuanya ini berjalan dengan baik ya semua korban bersatu dan semua affiliator harus dilaporkan segera,” katanya dalam sebuah video yang di unggah di YouTube, dan dilihat AcehInfo, Minggu (6/3).

Nazara yang akrab disapa Kang Bewok adalah orang yang membongkar praktik judi berkedok trading online di media sosial, setelah dia mengaku ikut tertipu ratusan Juta Rupiah. Ia bersama para korban lainnya kemudian melaporkan Indra Kenz sebagai Affiliator aplikasi binary option, ke Polri.

Saat ini Indra Kenz telah ditahan dan ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penipuan investasi, penyebaran berita bohong dan tindak pidana pencucian uang (TPPU). Dia terancam pidana penjara selama 20 tahun.

Dalam video yang beredar di media sosial, Nazara bilang, para affiliator judi berkedok trading lainnya hanya akan menunggu waktu untuk diproses secara hukum. Dia menyingung pemilik Lamborghini kuning, yang merujuk kepada Junaidi alias Nodiewakgenk, Influencer asal Aceh.

“Yang punya lambo mana, segera senggol dong.. Masih aktif gak ya, nanti aku mau nebeng lambonya soalnya. Kan kemarin aku izin mau nebeng lambonya aku bilang, masih aktif gak dia?,” kata Nazara.

Setelah penangkapan Indra Kenz, Nodiewakgenk menyatakan undur diri sebagai affiliator Binary option. Pria asal Geudong, Aceh Utara itu kini mencitrakan diri jatuh miskin dan bekerja serabutan, termasuk menjadi nelayan dan tukang bangunan di akun YouTubenya, setelah tak lagi menjadi duta aplikasi judi berkedok trading itu.

“Jadi bersabarlah ya.. Pasti semuanya akan diproses,” kata Maru Nazara. []

spot_img

Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

INDEKS