27 C
Banda Aceh

TERKINI

POPULER

Penjabat Kepala Daerah Diminta Fokus Pada Hal Reguler

JAKARTA | ACEH INFO – Penjabat (Pj) kepala daerah diminta fokus pada hal reguler dan mau merangkul semua pihak untuk dapat membuat teamwork internal yang solid. Instruksi tersebut disampaikan Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian, saat menggelar rapat koordinasi dengan para Pj kepala daerah secara virtual, Selasa, 1 November 2022.

Ikut serta dalam rapat tersebut, Pj Gubernur Aceh, Achmad Marzuki.

Selain itu, Tito yang memimpin jalannya rapat tersebut turut menyampaikan kepada para penjabat kepala daerah terkait evaluasi terhadap kinerja selama memimpin daerah.

“Dasar hukum menujukan penjabat kepala daerah itu sangatlah penting. Karena untuk mengisi kekosongan pejabat sebagaimana disebutkan pada undang-undang nomor 10 tahun 2016 tentang pemilihan gubernur, Bupati dan Walikota menjadi undang-undang (ditetapkan 1 Juli 2016),” katanya.

Tito juga meminta para penjabat baik gubernur, bupati/wali kota supaya memanfaatkan amanah yang diberikan presiden. Menurutnya penjabat kepala daerah merupakan orang-orang terpilih dari Pusat.

“Tolong fokus pada hal yang reguler dengan perlu merangkul semua pihak untuk bisa membuat teamwork internal yang solid,” sebutnya.

Kemudian ia memohon kepada para Penjabat kepala daerah supaya betul-betul dalam pengelolaan anggaran, terutama program baik itu bidang pendidikan, kesehatan, dan stunting (kekurangan gizi).

“Tolong jaga kepercayaan dan amanah ini jangan sampai mengecewakan presiden,” katanya.

Selanjutnya, Tito juga menyampaikan agar tetap waspada dengan varian baru covid-19, meskipun saat ini di Indonesia kasus tersebut telah terkendali.

“Tetap harus hati-hati. Karena beberapa negara sudah ada varian baru. Ketika ada kegiatan masal tolong penggunaan masker, tolong masyarakat melakukan booster,” kata Tito.

Terakhir Mendagri mengingatkan masalah inflasi untuk diwaspadai. Meskipun di Indonesia belum terlihat gejalanya, namun dirinya mengatakan di negara lain sudah mulai terdampak.

“Inflasi merupakan kenaikan barang jasa, yang membuat daya beli masyarakat menurun. Untuk itu aktifkan juga gugus tugas penanganan pangan,” pungkasnya.[]

Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

MINGGU INI